Nurdin Zaen Berikan Penjelasan Dua Kader PPP Duduki Posisi Ketua Lembaga dan Organisasi

SUMEDANG – Mantan Politisi PPP Kabupaten Sumedang Nurdin Zaen angkat bicara soal adanya pemberitaan tentang dikuasainya lembaga dan organisasi oleh PPP yang merupakan partai penguasa saat ini.

Nurdin mengatakan, terpilihnya Ayi Subhan sebagai Ketua Baznas dan Ekky Ahmad Muzak Ramdani sebagai Ketua KNPI merupakan hal yang tidak usah diributkan.

Pasalnya, menurut sosok yang telah lama berkiprah di PPP tersebut, keduanya berada di lembaga masing-masing dengan cara mengikuti prosedur atau aturan yang ada.

“Mereka terpilih sesuai prosedur yang ditentukan. Misalnya Ekky, karena dia berada di Angkatan Muda Kabah (AMK), dia berhak untuk ikut dipenjaringan ketua KNPI. Dan menang secara sah dengan cara dipilih,” ujarnya saat menghubungi Sumeks, Senin (6/1).

Baca Juga:

Ermi: Selama Prosesnya Benar Kenapa Tidak

Sedangkan Ayi Subhan, sebelum mendaftar menjadi Ketua Baznas, dirinya terlebih dahulu mundur dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

“Dia mundur dulu dari PPP, dan itu buktinya ada. Jadi pengurus Nahdatul Ulama (NU) juga sama harus mundur dari partai. Bahkan yang bersangkutan ini, dia mundurnya dari partai itu jauh sebelum daftar ke Baznas, karena sebelumnya dia daftar dulu ke NU,” jelas Nurdin.

Adapun terpilihnya Ayi menjadi ketua Baznas Sumedang, lanjut Nurdin, dikarenakan dipilih oleh 4 komisioner lainnya.

“Saya pastikan tidak ada intervensi dari siapapun. Yang pilih kan komisioner lainnya. Menurut saya kenapa dia dipilih jadi ketua, karena diantara yang lainnya, yang bersangkutan ini memang sudah lebih paham dengan kinerja Baznas. Karena sudah lama berkiprah di Baznas,” tuturnya.

Baca juga:

Baznas dan KNPI Dikuasai PPP, Ini Kata Fraksi PDI Perjuangan

Sementara itu, Ekky Ahmad Muzak Ramadan menjelaskan, jika semuanya sudah sesuai dengan prosedur yang berlaku. Terlebih, KNPI yang prosesnya sudah melalui tahapan pemilihan secara langsung oleh OKP (organisasi kemsayarakatan pemuda) dan para PK KNPI serta dihadiri oleh induk organisasi di atasnya.

“Janganlah dibilang mereka tidak etis, karena merekalah yang akan meneruskan perjuangan bangsa ini yang kami yakini diantara mereka kedepan ada yang akan menjadi dewan, bupati, gubernur bahkan presiden,” terangnya.

Ekky juga menuturkan, jika seharusnya semua pihak harus turut serta mendorong serta membantu mereka agar OKP bisa menjadi kader-kader terbaik bangsa, khususnya untuk pembangunan Kabupaten Sumedang. (bay)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.