oleh

Paguron Silat Putra Harapan Komitmen Jaga Tradisi

KOTA – Melestarikan seni budaya Sunda, khususnya seni ibing pencak silat, menjadi komitmen Paguron Pencak Silat Putra Harapan, yang bermarkas di Kelurahan Pasanggrahan Baru Kecamatan Sumedang Selatan.

Untuk itu, pembinaan terhadap anak didik yang saat ini mencapai ratusan orang, mulai usia SD hingga SMA, terus dilakukan sang Guru Besar Abah Entang. Prestasi yang diraih pun cukup mentereng, mulai kejuaran tingkat kabupaten hingga nasional, pernah diraih pendekar-pendekar Putra Harapan.

“Alhamdulillah, anak didik di Paguron Putra Harapan terus bertambah. Ini bukan hanya persoalan banyaknya anak didik di paguron kami, namun lebih pada masih dicintainya seni budaya Sunda oleh generasi saat ini,” ujar Ketua Umum Paguron Putra Harapan Didi Sumarna SHut MSi saat memimpin kunjungan ke Graha Pena Sumedang Ekspres (Sumeks), Jalan Pangeran Kornel 301, kemarin (19/1),

Ia pun berharap, olahraga pencak silat bisa kembali berjaya di Kabupaten Sumedang. Untuk itu, Didi mengajak, para kawula muda untuk terus melestarikan seni budaya tradisional.

”Saya mengajak kepada anak-anak muda, ayo kita berkesenian. Apalagi seperti yang ada di dalam Perda mengenai Sumedang Puser Budaya Sunda (SPBS), yang sudah di dengung-dengungkan beberapa tahun yang lalu. Mudah-mudahan untuk tahun ini, kita bisa berkontribusi dari hal kecil, sehingga kedepannya Sumedang bisa menjadi Puseur Budaya Sunda,” tuturnya.

Mengukur dari sejarah Padepokan Putra Harapan, padepokan tersebut, kerap mengharumkan Kabupaten Sumedang. Hal itu dapat terlihat dari seringnya Padepokan tersebut, pentas di berbagai daerah. ”Kita pernah mentas itu hingga luar Kabupaten Sumedang, kita juga pernah main di tingkat provinsi, bahkan hingga bermain di Istana Negara yang mewakili Kabupaten Sumedang,” ucapnya. (dri/bay)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed