PAN Komitmen Pada Koalisi Dukung DoAMu

Peliput/Editor: ISTIMEWA

PAN Komitmen Pada Koalisi Dukung DoAMu

BERTEMU: Ketua DPD PAN Sumedang Ajat Sudrajat saat melakukan komunikasi politik dengan Ketua DPC PPP Sumedang Asep Ely Gunawan, beberapa waktu yang lalu.

TUNGGU WAKIL
KOTA – DPD PAN Kabupaten Sumedang, mengklaim sudah bulat untuk tetap berada pada poros koalisi PPP, PKB dan Demokrat. Koalisi ini, mendukung Doni Ahmad Munir (DoAMu) menjadi orang nomor satu di Sumedang.

Hal tersebut dinyatakan Ketua DPD PAN Sumedang Ajat Sudrajat paska ditanya kepastian PAN dalam mengikuti kontestasi Pilkada Sumedang 2018. Sebelumnya, PAN sempat berbicara ke media jika PAN siap tidak mengikuti konstalasi Pilkada Sumedang 2018, dan akan fokus di Pilgub Jabar 2018. Pernyataan itu muncul karena salah satunya ada kabar bahwa DoAMu akan dipasangkan dengan kader Partai Demokrat Erwan Setiawan.

Beberapa pihak ada yang menilai, jika dalam poros koalisi PPP, PAN, PKB dan Demokrat terjadi perebutan posisi untuk calon wakil bupati mendampingi DoAMu. Dimana PAN menyiapkan kader terbaiknya Dudi Supardi dan dari Demokrat ada Erwan Setiawan.

Akan tetapi, dalam perebutan tersebut, PAN termasuk pihak yang diuntungkan. Karena dalam koalisi tersebut, PAN telah mencuri start dengan melakukan komunikasi politik jauh-jauh hari.

“Sebenarnya, sudah sejak satu tahun yang lalu PAN mengatakan mendukung Doni sebagai calon bupati Sumedang. Dan sejak satu tahun yang lalu juga PAN komunikasi intens dengan pa Doni dan PPP,” kata Ajat Sudrajat melalui telepon selular, kemarin (8/11).

Hingga saat ini, perebutan posisi wakil masih terasa di poros koalisi tersebut. Terutama dikarenakan sosok DoAMu yang begitu dikenal sebagai salah satu calon terkuat untuk Pilkada 2018 mendatang, dengan hasil survei yang selalu bertengger di posisi teratas.

“Sebenarnya bagi kami, untuk posisi wakil kami serahkan kepada pa Doni. Apabila wakil yang diambil diluar dari PPP, PKB dan PAN maka nanti ke tiga partai ini akan memanggil calon wakil tersebut termasuk partai pengusungnya,” ujar Ajat.

Adapun kembali menanggapi kabar Doni yang dipasangkan dengan Erwan, Ajat tidak akan mempermasalahkannya selama ada komunikasi jelas dan disepakati semua pihak. Khususnya jika memang Doni sendiri yang memilihnya.

“Jika pada akhirnya Doni akan memilih Erwan. Tapi secara psikologi politik tidak pantas PAN berbicara menerima Erwan. Kenapa? Baik Erwan ataupun Demokrat kan belum pernah sekalipun komunikasi dengan PAN,” tuturnya.

Oleh sebab itu, untuk saat ini PAN sendiri belum bisa memastikan siapa yang akan mendampingi Doni di pilkada. Karena yang dapat memutuskan hal tersebut adalah calon bupati itu sendiri, Doni Ahmad Munir.

“Jadi kesimpulannya, PAN komitmen dukung Doni jadi bupati. Belum saatnya membicarakan siapa wakilnya. Karena untuk wakil, Doni yang menentukan. Kalau mau, silahkan tanya beliau siapa yang akan dipilih,” tutup Ajat dengan nada bercanda. (bay)

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.