Pancaroba, Pemilik Ternak Wajib Siaga

WADO – Warga pemilik ternak unggas, dituntut untuk siaga dalam menghadapi musim pancaroba/pergantian musim. Pasalnya, saat pancaroba itu rentan datangnya penyakit yang menyerang unggas. Seperti penyakit yang seringkali datang saat pancaroba, antara lain febris (panas dingin) dan diare.

“Saat pergantian musim adalah saat yang harus jadi perhatian bagi pemilik ternak. Setiap tahunnya ketika pancaroba unggas banyak yang mati,” kata Kepala Pusat Pelayanan Kesehatan Hewan (P2KH) pada Dinas Pertanian Peternakan dan Perikanan wilayah Wado (meliputi Cibugel Wado dan Jatinunggal) Ir Leti Suryati, kepada Sumedang Ekspres, Rabu (11/11).

Upaya sederhana, yang harus dilakukan pemilik ternak adalah menjaga kebersihan kandang dan menjaga pasokan pakan. “Itu sederhananya, tapi kita himbau warga juga cepat berkonsultasi dengan kami jika ada ternak yang terserang penyakit,” imbaunya.

Diakui Leti, pihaknya sebenarnya sudah dan akan melakukan antisipasi kesehatan hewan menjelang pergantian musim. Upaya tersebut dengan vaksinasi Alvian Influenza (AI). Kegiatan ini pun, memang sudah program rutin pihaknya.

“Kita malah sebulan kedepan akan melakukan vaksinasi AI dengan target sasaran unggas antara lain, ayam, itik dan mentok di tiga kecamatan. Upaya ini kegiatan rutin kami. Namun jika memasuki pancaroba kita lebih intensif,” tuturnya.

Lebih jauh, Leti mengatakan, pancaroba biasanya waktu yang paling dikhawatirkan para pemilik ternak. Karena indikasi terserangnya ternak oleh penyakit begitu tinggi. Dari tahun ke tahun, saat pancaroba angka penyakit ternak begitu tinggi. Sehingga perlu kesiagaan lebih baik dari dinas maupun warga.(eri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.