Parade Nusantara Kabupaten Dideklarasikan

JATINANGOR – Guna mewadahi program kerja dan organisasi penyeimbang aparatur desa, Persatuan Rakyat Desa (Parade) Nusantara Kabupaten Sumedang, dideklarasikan sejumlah kepala desa se-Kecamatan Jatinangor, Minggu (15/11) di Hotel Krisna Beach, Pangandaran.

Penggagas sekaligus dewan Pembina Parade Nusantara Kabupaten Sumedang, Dadan Wardana mengatakan, Parade Nusantar aadalah sebuah organisasi kemasyarakatan yang mayoritas anggota dan pengurusnya adalah masyarakat pedesaan dengan pilar penyangganya adalah aparatur pemerintahan. Yaitu, para kepala desa, perangkat desa, mantan kepala desa dan mantan perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Elemen pemudanya terdiri dari Karang Taruna Desa dan elemen wanitanya adalah Ibu-Ibu penggerak PKK Desa.

“Pembentukan Parade Nusantara ini untuk mewadahi aparat desa dan rakyat di tingkat desa. Peran Parade Nusantara memang luas, selain menyuarakan pembangunan desa, juga hak-hak aparatur desa dan kepala desa,” kata Dadan disela deklarasi dan lepas sambut Kades se-kecamatan Jatinangor, kemarin.

Menurut Dadan, Parade Nusantara memiliki agenda strategis yaitu pengesahan RUU Pembangunan Pedesaan. Organisasi ini menggelar konggres pertamanya di Solo tanggal 8 Juni 2009 dan dibuka secara resmi oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

“Pembentukan organisasi ini bukan pesaing Apdesi, tetapi sebagai penyeimbang program kerjanya. Toh sama-sama untuk memajukan desa,” bebernya.

Kades Cintamulya ini pun menambahkan, secara hukum Parade memang belum dilantik, hanya saja, sebagai langkah awal deklarasi sudah dilakukan dengan dihadiri Camat Jatinangor.

“Rencananya, ketua Parade Nusantara Kabupaten Sumedang itu Kades Cileles, Asep Suhendar dan ketua Parade Kecamatan Jatinangor, Kades Mekargalih, Dadan Jamaludin. Nanti untuk ketua perwakilan tiap kecamatan akan dibentuk pada program kerja selanjutnya,” katanya.

Ketua Apdesi Jatinangor, yang juga calon Ketua Parade Nusantara Kabupaten Sumedang, Asep Suhendar mengatakan, peran organisasi perangkat desa perlu ditingkatkan. Sebab, organisasi desa menjadi wadah dan wahana bagi kepala desa dan perangkatnya untuk merumuskan kinerja desa.

Asep mengaku, selama ini peran organisasi desa yang ada dirasa belum ada kontribusinya untuk desa. Bahkan, SK untuk Apdesi Jatinangor sampai saat ini belum juga diberikan oleh Apdesi Kabupaten Sumedang.

“Maka dengan ini kami menyatakan akan bergabung dengan Parade Nusantara sebagai organisasi desa penyeimbang Apdesi. Diharapkan Parade Nusantara ini mampu mewadahi masyarakat desa dalam merumuskan program kerja,” katanya.

Calon Ketua Parade Nusantara Kecamatan Jatinangor, Dadan Jamaludin mengatakan semoga kinerja kepala desa lebih baik lagi. Dadan pun mengucapkan selamat kepada para kades baru di Kecamatan Jatinangor.

“Bagi kades yang telah bekerja (mantan kades) ucapan terimkasih yang sebesar-besarnya atas pengabdian kepada masyarakat Jatinangor. Bagi kades terpilih diharapkan untuk bekerja keras memajukan Jatinangor,” katanya.

Camat Jatinangor, Ida Farida Sobandi mengapresiasi sekali adanya Parade Nusantara di Kabupaten Sumedang. Menurutnya, mau Apdesi atau Parade sama saja. Yang penting bisa membawa kearah kemajuan pembangunan di desa. (imn/adv)

Ikuti Kami di Sosial Media:
0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.