oleh

Paragliding Harus Dongkrak Perekonomian Sumedang

-Headline-45 views

SUMEDANG – Seorang tokoh oleh raga sekaligus mantan atlit nasional Sidik Jafar menyambut baik upaya pemerintah dalam pelaksanaan event internasional Paragliding yang akan dilaksanakan mulai 22 – 28 Oktober 2019 mendatang.

Jafar menilai, pelaksanaan event tersebut akan menjadi sebuah kebanggaan bagi warga Kabupaten Sumedang karena dihadiri oleh sekitar 22 negara.

Melalui event akbar tersebut, Jafar juga berharap tidak hanya dapat mengangkat dari sisi potensi olah raga beradrenalin tinggi tersebut. Melainkan dapat juga mengangkat berbagai potensi yang ada di Kabupaten Sumedang, khususnya peningkatan ekonomi. Baik itu pariwisata maupun produk unggulannya.

“Sebagai Warga Sumedang saya bangga, dan ini sangat bagus untuk Sumedang. Karena dapat mendongkrak seluruh potensi yang ada di Sumedang. Kalau dari sisi olah raganya, ini dapat memotivasi para atlit muda paragliding yang ada di Sumedang untuk menghadapi PON di papua nanti,” ujarnya kepada Sumeks, Kamis (17/10).

Dengan termotivasinya para atlit tersebut, diharapkan Sumedang juga dapat mendominasi atlit paragliding untuk mewakili provinsi Jawa Barat kedepannya.

Tak hanya itu, Jafar juga mendorong agar pemerintah dapat serius mempromosikan potensi lainnya yang merupakan kekayaan dari Kabupaten Sumedang.

“Saya sempat melihat rundown acaranya, disana ada yang bikin saya ingin tergerak. Salah satunya, kenapa tidak ada agenda untuk mengajak para pilot mancanegara ini ke tempat-tempat wisata atau kuliner yang ada. Misalnya diajak ke pabrik tahu untuk melihat proses pembuatan tahu sampai mencicipi langsung. Kan banyak pabrik tahu di Sumedang, ada Sari bumi, Palasari, Bungkeng, H Ateng, Citarasa, Jembar Manah, H Upeng, Sari Rasa, Sari Kedelai dan lain-lain,” paparnya.

Karena, lanjut Jafar dengan teknologi yang canggih tersebut minimal kunjungan ke tempat-tempat tersebut akan didokumentasikan oleh peserta untuk disosialisasikan di negaranya masing-masing.

“Jadi tahu, ubi cilembu, opak dan produk unggulan lainnya yang terkenal lezat ini dapat terpublikasi dinegaranya masing-masing. Jangan hanya panitia yang mengantarkan menu-menu tersebut, tapi mereka harus diajak ke pabriknya langsung bila perlu. Itu harus di agendakan,” terangnya.

Untuk pariwisata juga, Jafar berharap agar sejumlah tempat pariwisata yang ada di Kabupaten Sumedang dapat dikunjungi oleh tamu dari mancanegara tersebut.

Jangan sampai, dari sekian banyak tempat wisata di Kabupaten Sumedang, hanya beberapa saja yang diperkenalkan.

“Jadi, para tamu mancanegara ini disebar nantinya, jadi semua tempat wisata di Sumedang terkunjungi oleh para tamu mancanegara itu,” sebut Jafar.

Sementara itu, setelah selesai event internasional tersebut, Kabupaten Sumedang diharapkan juga dapat menjadi tuan rumah dalam pelaksanaan Pekan Olah Raga Daerah (Porda).

Setelah beberapakali belum pernah menjadi tuan rumah, dengan dilaksanakannya event internasional tersebut Kabupaten Sumedang jadi memiliki dasar yang kuat untuk melaksanakan Porda.

“Mudah-mudahan kedepan bisa menjadi tuan rumah Porda Jawa Barat. Karena sebelumnya kan belum pernah. Nah, event ini nanti yang akan menjadi dasarnya,” tuturnya. (bay)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed