oleh

Pasangan ZA-Akur Miliki Jaringan

Widodo-Sonia Andalkan Strategi

KOTA – Tokoh pemuda sekaligus Sekretaris Umum Korps Alumni HMI Kabupaten Sumedang Dadan A Setiawan turut mengamati perguliran politik jelang Pilkada Sumedang 2018 mendatang.

Dadan menyoroti tiga pasang bakal calon dari jalur perseorangan yang beberapa waktu lalu lolos administrasi.

Menurutnya, mengikuti ajang pemilihan kepala daerah melalui jalur independen akan cukup sulit bagi yang kurang dalam hal persiapan.Independen kemungkinan akan berat untuk bisa melewati verifikasi dukungan.

“Dinamika dilapangan tidak semanis disampaikan oleh tim. Kalau pun mau, harus ada opsi koalisi antar calon independent, itu akan jadi peluang untuk menyaingi parpol,” kata Dadan kepada Sumeks, Kamis (7/12).

Namun demikian, ada juga keuntungan tersendiri dari independent. Independent akan lebih leluasa bergerak berdasarkan keinginan dan strategi si calon itu sendiri.

“Kalau partai kan banyak, kemudian harus ikuti aturan main dalam parpol dan juga bargaining dengan parpol koalisi lain,” ujar Dadan.

Sementara itu, lanjut Dadan, melihat kondisi dilapangan popularitas pasangan ZA-Akur lebih populer diantara calon lain. Hal tersebut dapat dilihat dari pergerakan tim juga jejaringnya yang tampak masif.

“Hanya kelemahannya tetap belum teruji rantai komandonya. Sejauh mana rentang kendali dari calon, dari tim kabupaten apakah bisa menjangkau ke struktur pemenangan di paling bawah,” tuturnya.

Pasangan Setya Widodo dan Sonia Sugian juga tak luput dari pandangan tokoh muda ini. Dadan menilai, jika Widodo memiliki keunggulannya sebagai mantan perwira yang dinilai mempunyai pemahaman dalam membuat strategi dan taktik. Terutama, Widodo juga diuntungkan dengan wakil bupatinya yang bisa dikatakan mampu bersaing di wilayah barat.

“Kalau Kelemahannya, saya perhatikan jaringan pemenangannya termasuk belum siap. Entah itu di cabup atau cawabupnya saya rasa belum siap,” sebut Dadan.

Dari hasil pandangannya, Dadan memprediksikan untuk di pilkada Sumedang 2018 kemungkinan besar yang akan menang tetap pasangan yang berasal dari partai politik.

“Itu kan jika melihat pergerakan hari ini, akan di menangkan oleh parpol. Kecuali, ada upaya lebih masif dari perseorangan,” tukasnya. (bay)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed