oleh

Pasutri Lima Tahun Tinggal di Kandang Domba

KOTA – Pasangan suami istri (pasutri) yang sudah lanjut usia, Amas (74) dan Erus (72) warga Dusun Ciseda Desa Citimun Kecamatan Cimalaka terpaksa harus tinggal di gubuk bekas kandang Kambing. Kondisi itu lantaran pasutri ini tak memiliki uang untuk tinggaL di rumah yang layak.

Informasi yang dihimpun Sumedang Ekspres sudah lima tahun Amas menempati gubuk bekas kandang kambing berukuran 3×5 meter persegi itu. Gubuk yang terbuat dari bilik dan bilah kayu itu, dalam kondisi memprihatinkan.

Bahkan meski beratapkan genting, ketika hujan air tetap meresap masuk ke dalam gubuk yang hanya berpenerangan listrik 5 watt yang didapat dari sambungan rumah tetangga terdekat.

Tak hanya itu, penderitaan pasutri itu bertambah karena kamar tidur yang merangkap dengan dapur nyaris tidak berventilasi. Kecuali sirkulasi udara, masuk melalui pintu dapur. Persoalan lainnya, bau menyengat di dalam gubuk tercium dari kotoran ayam yang dipelihara pasangan lansia itu.

“Kami sudah lima tahun menempati gubuk ini. Ini pun tanahnya masih milik orang lain,” kata Amas.

Menurutnya, untuk menyambung hidup, dia bekerja serabutan. Sedangkan jatah raskin (beras untuk keluarga miskin) sebanyak 5 kilo gram yang didapatnya setiap bulan, dihemat agar bisa cukup untuk makan sebulan.

“Setiap bulan kami mendapat jatah raskin 5 kg. Beras itu kami hemat, agar bisa mencukupi makan sebulan. Sementara untuk kebutuhan lauk pauk, saya mencarinya dengan bekerja serabutan,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Amas berharap pemerintah dapat memperhatikan nasibnya. Sebab dimasa sisa usianya, mereka masih berkeinginan untuk merasakan tinggal dirumah layak huni.
“Sebelum meninggal, kami ingin sekali merasakan tinggal di rumah yang layak seperti keluarga lainnya,” ucapnya.

Kisah pasangan lansia itu, ternyata sudah menyebar di telinga masyarakat. Sampai-sampai, pengusaha muda Agung Anugrah menyambangi rumah tersebut. Kedatangannya itu sekaligus menyerahkan bantuan uang, untuk memperbaiki gubuk tersebut.

“Saya mendapat imformasi ada warga Desa Citimun yang tinggal di bekas kandang kambing. Mendengar informasi itu saya merasa terpanggil dan ingin melihatnya sendiri. Tidak hanya itu, untuk meringankan beban mereka,” tandasnya. (her)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed