oleh

Pecandu Narkoba Bisa Lapor BNNK

KOTA – Bagi pecandu narkoba yang melakukan pelaporan ke Badan Badan Narkotika Nasional (BNN), maka tidak akan dikenakan sanksi pidana.

Hal itu dikatakan Kepala BNN Kabupaten Sumedang AKBP Kunto Prasetyo, SH melalui Kasi Pemberantasan BNN Kompol Agus Suryana  SH di sela-sela acara sosialisasi Penyalahgunaan Narkoba di Kantor Kelurahan Kota Kulon, belum lama ini.

“Masyarakat yang sudah kecanduan, segera lapor, karena jika terus dibiarkan maka akan semakin parah,” katanya kepada Sumeks.

Untuk teknis pelaporan, kata dia yang bersangkutan atau pihak keluarga bisa mendatangi langsung ke kantor BNN Kabupaten, atau melalui call centre yang tersedia.

“Bahkan ada anggarannya untuk rehab ini,” sebutnya.

Dia menjelaskan, sebelum proses rehabilitasi itu berjalan, pihaknya akan melakukan assesmen terlebih dahulu. “Ada yang harus menjalani rawat inap, ada juga yang hanya sebatas rawat jalan saja,” katanya.

Untuk rawat inap, proses rehabilitasi akan dilakukan di BNN pusat, sedangkan pasien rawat jalan, cukup dilakuakn di BNN Sumedang.

“Dari sekian banyaknya pasien, hanya dua orang yang melaporkan ketergantungannya, selebihnya hasil dari penangkapan,” ujarnya.

Melalui satgas yang dibentuk di desa dan kelurahan, pihaknya memberi tugas untuk menyosialisasikan tentang hal itu, selain madorotnya penyalahgunaan Narkoba.

“Perintah dari bupati memang semua kecamatan harus sudah dibentuk Satgas,” katanya.

Namun sejauh ini, pihaknya baru membentuk satgas di sejumlah tempat yang menjadi skala  prioritas. Antara lain, Keluraha Situ, Kota Kulon, Desa Cibeusi, Tanjungsari dan Desa Sindang Pakuon.

Di tempat sama, Lurah Kota Kulon, Sutarsa menyebutkan, Satgas Anti Narkoba sudah terbentuk sejak beberapa bulan lalu. “Alhmdulillah sudah terbentuk, ketuanya Babinkamtibmas, Wakanya Babinsa,” katanya.

Satgas di kelurahan yang dipimpinya itu beranggotakan sebanyak tujuh orang. Mereka terdiri dari LPM dan tokoh masyarakat.

“Keberadaan Satgas, mereka bertugas mencegah serta memberantas peredaran dan penyalahgunaan Narkoba,” ujarnya. (nur)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed