Pedagang Tolak Pasar Baru di Wado

Peliput/Editor: HERI PURNAMA/SUMEKS

Pedagang Tolak Pasar Baru di Wado

KEBERATAN: Ketua Ikatan Kerukunan Warga Pasar (Ikwapa) Unit Pasar Wado Ading Gunandi menunjukan surat pernyataan adanya pasar tambahan di Wado.

WADO – Warga Pasar Wado, keberatan adanya pasar lain di Kecamatan Wado. Sebab, adanya pembangunan yang baru beberapa persen dikerjakan di pinggir Jalan Lingkar kawasan Desa Cikareo Selatan, rencananya pembangunan itu untuk pasar sehat. Hal ini, menimbulkan rasa keberatan dari warga Pasar Wado.

Ketua Ikatan Kerukunan Warga Pasar (Ikwapa) Unit Pasar Wado Ading Gunandi menyebutkan, bila memang ada aturan yang berlaku terkait keberadaan beberapa pasar di satu wilayah atau kecamatan yang jumlah penduduknya masih terbilang minim, mungkin warga pasar tidak bisa melanggar aturan. Namun faktanya, di Kecamatan Wado ini masih belum bisa dibilang wilayah padat penduduk yang bisa membangun beberapa pasar.

“Kalau ada aturannya bahwa membolehkan membangun pasar selain pasar rakyat atau Pasar Wado yang sudah ada, di wilayah yang penduduknya masih terbilang minim kami juga tidak bisa apa-apa. Tapi menurut kondisi yang ada, jangankan ada dua pasar di Kecamatan Wado ini, satu pasar juga konsumennya masih belum maksimal,” ucapnya saat ditemui di Pasar Wado, Kamis (2/11).

Saat ini, pasca penggenangan Waduk Jatigede jumlah penduduk di kecamatan tersebut berkurang. Sebab, ada satu desa dengan penduduknya yang hilang yaitu Desa Padajaya dan sebagian Desa Wado dan Cisurat.

Hal ini, jelas mempengaruhi terhadap konsumen pasar dari hilangnya warga satu desa itu. Maka jumlah pelanggan Pasar Wado berkurang.

“Sampai saat ini kondisi tingkat keramaian konsumen di Pasar Wado masih belum pulih pasca penggenangan waduk tersebut. Sekarang ditambah lagi rencana adanya pasar baru di kecamatan ini. Jelas akan semakin menurunkannya konsumen di pasar yang sudah ada,” ucapnya.

Namun saat ini, warga pasar sudah berupaya menggelar pertemuan dengan salah satu PT yang menjadi penanam inves untuk pembangunan pasar, yang dihadiri juga beberapa intansi terkait. Selain itu, warga pasar juga sudah membuat surat pernyataan keberatan bila harus ada pasar tambahan.

“Kalau pembanguan pasar itu masih berlanjut, kita warga pasar akan melaporkan kepada pemerintah setempat dalam hal ini camat Wado,” katanya.

Sementara itu, Kepala Koordinator Pasar Wado Cecep Budiman menyarankan, permasalahan tersebut bisa diselesaikan dengan bijak. Dia menilai, di Wado memang saat ini belum layak jika harus ada pasar baru. Seharusnya, pihak yang memiliki modal yang besar bisa menciptakan lapangan pekerjaan.

“Di Wado ini kondisi perekonomian masyarakat belum begitu pulih setelah adanya genangan Waduk Jatigede,” tukasnya. (eri)

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js