Pelamar Banyak, Lowongan Sedikit

Peliput/Editor: Asep Herdiana/Iman Nurman

Pelamar Banyak, Lowongan Sedikit

Dikdik Sodikin Kepala Disnaker Kabupaten Sumedang. (ASEP HERDIANA/SUMEKS)

KOTA – Jumlah angkatan kerja di Kabupaten Sumedang, jauh tak sebanding dengan jumlah lowongan kerja. Dampaknya, banyak pencari kerja terpaksa menganggur. Di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sumedang, warga yang membuat kartu kuning (kartu pencari kerja) mencapai 50-100 orang setiap harinya. Bahkan, usai kelulusan siswa SLTA maupun habis Lebaran, jumlahnya bisa dua kali lipat. “Memang, jumlah pencaker (pencari kerja, red) sangat banyak sekali, dan hal ini terjadi akumulasi sehingga kita sulit menekan angka penggangguran,” kata Kepala Disnaker Kabupaten Sumedang Dikdik Sodikin, Rabu (9/8).

Menurut Dikdik, pada 2016 lalu jumlah pencari kerja di Sumedang menembus angka 14.170 orang, terdiri atas laki laki 7.365 orang dan perempuan 6.805 orang. Pencaker itu, terbanyak berasal dari Jatinangor 3.250 orang dan paling sedikit kecamatan Cibugel 65 orang. Sementara untuk 2017 hingga awal Agutus ini, jumlah pencaker mencapai angka 10.130 orang. Terbanyak masih dipegang Jatinangor dengan 2.561 orang dan paling sedikit Cibugel 47 orang. Dari jumlah tersebut, kata Dikdik, kebanyakan adalah lulusan SLTA baik itu SMK maupun SMA. Sementara tingkat penerimaan kerja dari jumlah pencaker sebanyak itu, diprediksi sekitar 5-10 persen saja, sehingga banyak pencaker yang memang tak kebagian kerja.

“Namun, secara reall kita juga sulit mengetahui berapa sebenarnya pencaker yang diterima setelah ia membuat kartu kuning, karena banyak kartu kuning tak kembali ke Disnaker setelah yang bersangkutan diterima kerja,” katanya.
Idealnya, lanjut Dikdik, setelah seseorang diterima kerja, maka perusahaan tersebut, berkewajiban mengebalikan kartu kuning ke pihak dinas. Sehingga, bisa diketahui dari sekian banyak kartu yang dikeluarkan berapa yang diterima. Namun, kenyataan tak setiap perusahaan mengikuti aturan, apalagi untuk perusahaan yang berada di luar Sumedang. “Kalau dari Kahateks suka mengembalikan kartu kuning tersebut,” katanya. (her)

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js