Pemerintah Harus Lindungi Petani Garam

Peliput/Editor: Release/Usep Adhiwihanda

Pemerintah Harus Lindungi Petani Garam

TAMBAK GARAM: Sejumlah petani memanen garam di tambaknya beberapa waktu lalu. (NET/ILUSTRASI)

ANGGOTA – DPR RI fraksi Partai Demokrat, Sjarifuddin Hasan di dampingi oleh Wakil Wali Kota Bogor, Usmar Hariman, menggunakan masa resesnya untuk mengunjungi Pasar Kebon Kembang, Jalan Dewi Sartika, Kota Bogor, Kamis (3/8).

Dalam kunjungannya, Sjarifudin yang juga Mantan Menteri Koperasi di era SBY ini ingin melihat secara langsung harga pangan di Pasar Kebon Kembang. Menurutnya, sidak ini ada dua hal yang perlu diketahui, pertama ingin melihat animo masyarakat dalam daya beli kebutuhan sehari-hari.

Kedua, melihat bagaimana harga-harga di pedagangnya, apakah mengalami kenaikan, masih stabil atau bagaimana. “Saya melihat para pengunjung yang mau membeli disini cukup bagus. Tetapi, ada juga beberapa keluhan terhadap produk yang mengalami kenaikan harga, disitu mereka minta untuk diperhatikan, hal ini jangan sampai mengalami kenaikan yang begitu signifikan,” ujarnya kepda wartawan.

Selain itu, Sjarif juga menyinggung soal harga garam yang mengalami kenaikan. Menurutnya, dengan adanya kenaikan harga garam, maka pemerintah saat ini sedang mengimpor garam di negara lain dengan harapan bisa langsung ada penetrasi Pasar dan harga garam bisa kembali stabil.

“Sebenarnya yang kita harapkan disini untuk Pemerintah bisa lebih banyak keberpihakan terhadap petani garam. Jika petani garam tidak dilindungi, diakomodir dan dibina, ya akibatnya akan seperti ini. Padahal, negara kita memiliki laut yang luas dan pastinya itu banyak sekali sumber daya garamnya,” kata dia.

Ia juga sampai tak habis pikir karena di negara ini bisa kekurangan garam, tetapi seperti inilah kondisi di Indonesia. Hal ini, mungkin karena kebutuhannya yang begitu banyak, sehingga produksi dari petaninya kurang dan tak bisa menutupi.

“Jadi tidak seimbang dan terpaksa Pemerintah harus mengimpor garam. Nanti kita akan beri masukan kepada Pemerintah, agar bisa diatasi secepatnya. Kita harapkan Pemerintah bisa turun tangan langsung,” pungkasnya. (rmo)

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.