Peminat Calon Legislatif Menurun

Peliput/Editor: IMAN NURMAN/SUMEKS

Peminat Calon Legislatif Menurun

PEMILU Taufik Hidayat Pemerhati Politik (IST).(IMAN NURMAN/SUMEKS)

KOTA- Memasuki Tahun Politik 2019, peminat untuk calon legislatif diprediksi bakal menurun. Hal itu menurut pemerhati politik Taufik Hidayat, lantaran mahar politik yang mahal dan biaya kampanye yang membludak.

Sebagai contoh, saat ini belum kelihatan banyaknya pendaftar untuk duduk di kursi legislatif. Terlihat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.

“Sekarang para bacaleg sudah mengerti, mereka mikir dua kali jika ingin nyalon. Perhitungannya biaya mahar politik dan kampanye berapa. Apakah akan tertutup dalam jangka waktu lima tahun? Masih untung menang coba kalau kalah,” katanya, kemarin (11/7).

Apalagi, lanjutnya, bacaleg yang kepopulerannya dan elektabilitasnya yang diragukan. Maka akan sulit mendapatkan suara pada Pemilihan nanti.

“Kecuali mereka yang benar-benar tokoh atau publik figur, tidak akan sulit mencari suara. Ini orang baru ingin terjun ke dunia politik, maka kesempatan menang akan sedikit,” tuturnya.

Hal senada dikatakan salah seorang kepala desa yang tidak jadi mencalonkan jadi caleg. Kades yang enggan disebut namanya itu mengungkapkan, mahar politik memang mahal dan benar terjadi.

“Biaya politik itu ada untuk meloloskan jadi bacaleg. Entah ke ketua DPC atau DPD. Belum lagi biaya kampanye yang harus ditanggung sendiri,” katanya.

Meski gajih dewan naik, lanjutnya, tapi tidak menjamin bisa mengembalikan biaya bekas kampanye. Sebab, gaji sebesar Rp 30juta dipotong partai dan tim.

“Tahun sekarang dewan tidak bisa bermain anggaran. Kalau dulu ada vocer dewan yang ratusan juta. Kalau sekarang diawasi bener oleh BPK dan kewenangannya dibatasi,” sebutnya.

Sehingga, dirinya tidak jadi mencalonkan jadi caleg karena berbagai pertimbangan. “Mending ngurus masyarakat desa saja. Toh sama-sama berjuang untuk rakyat. Hanya saja mungkin kewenangannya berbeda,” tandasnya. (imn)

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.