Pemkab Siapkan Rumah Besar Simpati

Pemkab Siapkan Rumah Besar Simpati

BERI SAMBUTAN: Wakil Bupati Sumedang Erwan Setiwan dalam sebuah acara di Gedung Negara, kemarin. (ASEP NURDIN/SUMEKS)

PEWARTA: ASEP NURDIN/SUMEKS

KOTA – Salah
satu upaya untuk menurunkan jumlah angka kemiskinan, Pemkab Sumedang akan
segera membangun Rumah Besar Simpati. Hal itu, dikatakan Wakil Bupati Sumedang
H Erwan Setiawan di Gedung Negara, Selasa (11/12).

Dengan Sitem
Layanan dan Rujukan Terpadu (SLRT), kata dia, petugas rumah besar akan
mengidentifikasi kebutuhan serta keluhan fakir miskin. “Sehingga  akan terpantau  dan terpenuhi apa yang mereka butuhkan,”
katanya kepada Sumeks.

Pihaknya
menargetkan, angka kemiskinan di 
Sumedang pada Tahun 2023 mendatang, harus berada di angka 8,23 persen
atau 100.313 jiwa. Artinya, dalam kurun waktu lima tahun ke depan, sebanyak
20.317 jiwa orang miskin atau 4.064 pertahun harus dapat dientaskan.

“Caranya
dengan pengurangan beban penduduk miskin serta meningkatkan pendapatan
masyarakat kurang mampu,” tuturnya.

Erwan
menjelaskan, penyebab kurang efektifnya penanggulangan kemiskinan di Sumedang
belakangan ini, bukanlah karena kurangnya program penanggulangan kemiskinan.
Melainkan, lebih disebabkan karena ketidaktepatan sasaran program dan integrasi
serta keberlanjutan sebuah program.

“Sehingga
kami menerbitkan kebijakan melalui Perda Sumedang Nomor 63 Tahun 2018, tentang
Sistem Layanan dan Rujukan Terpadu Rumah Besar Simpati,” ujarnya.

Dengan tujuan,
untuk mendukung perluasan jangkauan pelayanan dasar dan mendukung verifikasi
serta validasi data terpadu penanganan fakir miskin dan orang tidak mampu
secara dinamis di daerah. (nur)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.