oleh

Pemotor Tewas Tergilas

TANJUNGSARI- Seorang pengemudi motor, IJ (23) warga RT 06 RW 01 Desa Teja Kecamatan Rajagaluh Kabupaten Majalengka tewas setelah tergilas truk toronton di jalan Raya Bandung – Cirebon tepatnya di depan Bank Jabar Banten Tanjungsari Dusun Depok Desa Jatisari Kecamatan Tanjungsari, Senin (23/11).

Korban yang mengendarai motor Yamaha jenis Vixion Nopol E 4742 XS, itu tak bisa menghindar dari tabrakan setelah dirinya terjatuh dari motor saat jalan yang dilaluinya bergelombang.

Informasi yang dihimpun Sumedang Ekspres, saat itu korban yang datang dari arah Cirebon menuju Bandung melaju dengan kecepatan tinggi. Di depan bank BJB, korban terjatuh dan dari arah berlawanan datang truk Toronton Mitsubishi bernopol BE 9389 GD, yang dikemudikan DC (32) warga Dusun Sukaresmi RT 01 RW 02, Desa Tolengas Kecamatan Tomo.

“Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 06.00 WIB. Pada saat arus lalu lintas masih sepi, tiba-tiba saja terdengar suara benturan yang cukup keras,” ujar salah satu warga yang melihat kejadian, Doni Firlan kepada wartawan, kemarin.

Setelah motor terjatuh, lanjut dia, secara bersamaan datang dari arah berlawanan kendaraan Truck toronton Mitsubishi sehingga terjadi tabrakan dan korban terlindas.

“Korban terkapar di tengan jalan serta mengeluarkan darah dari tangannya, warga pun langsung menolong korban,”ungkapnya.

Tidak hanya itu, kata ia, ada kendaraan lain yang terlibat kecelakaan, namun tidak terlalu parah. “Yang ini aja yang parah, sedangkan yang lainnya cuma mengalami luka ringan saja,”ujarnya. Kejadian tersebut langsung ditangani oleh Unit Laka Polres Sumedang.

Di tempat berbeda, sebuah truk bermuatan pasir mengalami patah as hingga memacetkan ruas jalan Cirebon-Bandung tepatnya di pertigaan Cimalaka Kecamatan Cimalaka, Senin (23/11) pukul 13.45.

Akibatnya, arus lalu lintas dari arah Cirebon menuju Bandung padat merayap.

Lokasi mogoknya truk bernopol D 8754 VG itu berada tepat di depan Masjid Agung Cimalaka, posisi truk tersebut tersungkur menghalangi arus lalin dari arah Cirebon sehingga kendaraan mengular sepanjang hampir satu kilometer selama tiga jam.

Petugas kepolisian Polsek Cimalaka, Aiptu Harahap, yang telah berada di lokasi, mengatakan, pada saat pihaknya turun ke lokasi, sopir truk bermuatan pasir itu sudah tidak ada.

“Sopirnya sudah tidak ada, yang ada hanya kernetnya, kata dia si sopir sedang mencari bantuan rekannya untuk memindahkan muatan pasirnya ke truk yang lain” ujarnya.

Untuk mengevakuasi truk yang menghalangi arus lalin tersebut, pihaknya, sedang menunggu kendaraan derek yang akan memindahkan truk itu ke tempat yang aman.

“Untuk sementara ini, kami coba mengatur situasi lalin terlebih dahulu agar kepadatan kendaraan dapat terurai,” ujarnya lagi.

Sementara itu, sang kernet truk, Dani (23) saat diwawancarai mengatakan, semula truk yang dinaikinya berencana menuju Nagreg Kabupaten Bandung dari lokasi Galian C Cimalaka.

“Sebelum berangkat kondisi kendaraan baik-baik saja. Kami baru pertama kai melewati jalur itu. Biasanya dari Garut ke Nagreg,” katanya. (cr9/iqi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed