Penanaman Jagung Mesti Dikembangkan

Penanaman Jagung Mesti Dikembangkan

TINGKATKAN: Guna meningkatkan perekonomian warga desa sebagai petani, dalam penanaman jagung mesti mendapat campur tangan dari pemerintah. FOTO: NET/ILUSTRASI

Peliput/Editor: heri purnama/usep adhiwihanda

CIBUGEL – Jagung, merupakan komoditi tanaman pangan yang termasuk penting di Kabupaten Sumedang. Namun, tingkat produksi jagung untuk sekarang ini dianggap belum belum optimal. Sejak tahun 2011 lalu, Kecamatan Cibugel dijadikan sentra produksi untuk meningkatkan produksi tanaman jagung yang ramah lingkungan.

Kepala UPTD Pertanian Kecamatan Cibugel, Aup Abdullah, beberapa waktu lalu mengatakan bahwa di Kecamatan Cibugel, bertani jagung dilakukan secara intensif. Karena kondisi tanah dan iklimnya sangat mendukung untuk pertumbuhannya.

“Pada musim penghujan nanti, rencananya kami akan menanam jagung di lahan seluas 2000-2500 hektar di tujuh desa yang ada di Kecamatan Cibugel,” kata Aup.
Cibugel sendiri, tambah Aup, merupakan daerah agro bisnis dan sentra jagung di Kabupaten Sumedang. Dengan penanaman ribuan hektar, diharapkan akan mensejahterakan dan meningkatkan perekonomian masyarakatnya.

“Dengan meningkatnya produktifitas yang satu hektarnya dapat menghasilkan tujuh hingga selapan ton. Diharapkan, perekonomian di Cibugel akan berkembang pesat,” terangnya.

Selain jagung, sambung Aup, Cibugel mempunya potensi untuk penanaman singkong. Saat ini, sudah terdapat 17 pabrik tapioka dengan bahan baku disediakan di Cibugel. “Dengan semua potensi yang ada, kami berharap ada investor yang bersedia mendirikan pabrik pakan di sini.
Sehingga harga jagung dapat bersaing dengan daerah lain,” terangnya.

Lebih lanjutnya, Aup berharap, dalam satu tahun jangka waktu penanaman diharap dapat penen dua kali. Karena, jika panen hanya satu kali, hanya bisa menghasilkan 7 sampai 8 ton per hektarnya. “Apabila nantinya dengan tanaman dua kali, maka asumsinya dapat menghasilkan dua kali lipat dari hasil awal per hektarnya,” sebut Aup seraya menyatakan bahwa seharusnya, pemerintah memberikan bantuan benih jagung yang bermutu tinggi, baik mutu genetik fisik maupun fisikologinya.

Sementara itu, Ketua Forum Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Mekar Mukti, Kecamtan Cibugel, Nana, mengaku pihaknya lebih fokus pada penanaman jagung dan singkong. Nana menganggap tanaman tersebut sangat cocok untuk ditanam di daerah Cibugel.

“Saya dan warga lainnya yang tergabung dalam kelompok tani, akan terus berupaya meningkatkan hasil panen tanaman jagung dan singkong. Mengingat, secara geografis daerah Cibugel memang sangat cocok untuk penanaman tumbuhan itu,” jelasnya. (eri)

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.