Pengelola Sabusu Butuh Kepastian

Peliput/Editor: iqbal/iman nurman

Pengelola Sabusu Butuh Kepastian

MELINTAS: Seorang pengendara melintas di depan Komplek Sabusu yang sudah kosong, kemarin. (MUHAMAD IQBAL/SUMEKS)

JATINANGOR- Sejumlah pedagang Saung Budaya Sumedang (Sabusu) menanyakan terkait kelanjutan Sabusu yang masih disegel pemerintah Kabupaten Sumedang. Pasalnya, hingga saat ini mereka (pedagang) belum bisa beraktivitas mengingat kiosnya masih ditutup.

“Mau sampai kapan kami diam diri di rumah. Sementara kebutuhan pokok tidak bisa dihentikan. Anak istri perlu makan, dapur perlu ngebul,” kata Ibrahim Suci kordinator pedagang Sabusu, belum lama ini.

Menanggapi masalah itu, Anggota DPRD Kabupaten Sumedang, Dadang Rohmawan, mengatakan, eksekusi lahan Sabusu yang terletak di Jalan Ir Soekarno Kecamatan Jatinangor oleh pihak Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) berkaitan dengan legal aspeknya. Sebab, lanjut Dadang, secara aturan Sabusu bukan peruntukan untuk komersialisasi.

“Eksekusi Sabusu karena tidak sesuai dengan peruntukannya, maka dipandang perlu agar segera diambil alih oleh Pemkab,” katanya.

Ia berarasan, meski lahan tersebut merupakan milik pemerintah provinsi, namun pengelolaan serta biaya bangunan berasal dari Pemerintah Kabupaten Sumedang.

“Posisi lahan yang merupakan milik provinsi dan bangunan dibiayai oleh APBD Kabupaten mengharapkan agar pengelolaan tetap oleh kabupaten,” katanya lagi. (iqi)

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.