Penjual Bendera Ngaku Sepi

Penjual Bendera Ngaku Sepi

DIJAJAKAN: Seorang penjual bender di kawasan Situraja ini mengaku jika daganganya sepi pembeli. (HERI PURNAMA/SUMEKS)

PEWARTA: Heri purnama

SITURAJA – Penjual bendera yang beroprasi di wilayah Kecamatan Situraja mengeluh adanya penurunan omset. Dari tahun ke tahun omset para penjual bendera semakin melemah, dugaan sementara hal itu dipengaruhi karena banyaknya penjual bendera yang beroprasi.

Rois salah satu penjual yang mengeluhkan sepinya konsumen mengaku, bahwa setiap tahunnya omset yang di dapat semkin menurun, padahal melihat kondisi dilapangan antusias masyarakat untuk memasang bendera di tiap rumahnya cukup bagus, namun terkadang masyarakat lebih memilih membuat hiasan merah putih dengan menggunakan kertas wajit.

“Kalau menurut saya mungkin terlalu banyak yang jualan, jadi sepi,” kata dia.
Rois membandingkan bahwa penjualan tahun ini, ada sedikit penurunan dari tahun kemaren, sebab seperti biasa dia mulai beroprasi menjajakan barang dagangan dari mulai tanggal 3 Agustus, namun usahanya itu sampai tanggal 12 Agustus kemaren baru bisa menjual sekitar 8 sampai 9 kodi saja, padahal tahun sebelumnya sudah bisa menjual lebih dari 10 kodi sampai tanggal 12 Agustus itu.

“Sudah dua tahun ini penjualan memang merosot, beda dengan agustusan pada tahun 2014 lalu,” kata dia.

Usaha tahunan yang di gelutinya itu, dikhawatirkan akan semakin lemah dari tahun ketahunnya, sepinya jualannya itu juga dikarenakan, penjual yang biasa beroprasi di wilayah Jawa tengah sebagian beralih ke wilayah Sumedang, karena di wilayah jawa masyarakatnya sudah mulai memasang bendera dari tanggal 1 Agustus, jadi tanggal 8 Agustus saja sudah sepi pembeli, sedangkan di wilayah Sumedang baru ramai tanggal 10 Agustus, jadi para penjual dari jawa jembali beroprasi di Sumedang.

“Saya juga pernah beroprasi di wilayah jawa, penghasilannya sama saja, namun di sana bisa lebih cepat ramainya, karena masyarakatnya sudah mulai memasang bendera dari tanggal 1 Agustus,” kata dia. (eri)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.