Penyandang Disabilitas Agus Junaedi Kalahkan Pecatur dari Sembilan Negara di Amerika

Peliput/Editor: soni widina/handri s budiman

Penyandang Disabilitas Agus Junaedi Kalahkan Pecatur dari Sembilan Negara di Amerika

MEMBANGGAKAN: Agus Junaedi, pecatur tingkat Internasional (kanan) yang baru datang dari Amerika Serikat foto bersama Wakil Kepala SMK Muammadiyah 1 Sumedang Robi Iskandar SPd, kemarin. (Soni Widina/Sumeks)

KETERBATASAN fisik tidak menjadi penghalang dalam mengukir prestasi. Terpenting, percaya diri dan tetap rajin belajar. Itulah salah satu ungkapan Agus Junaedi, siswa SMK Muhammadiyah 1 yang dengan keterbatasan fisiknya, berhasil menjuarai perlombaan catur tingkat Nasional. Kini, ia pun bertanding di Amerika Serikat dalam kejuaraan catur Internasional. Berikut catatannya.

Soni Widina, Kota

SEJAK lahir, Agus memang sudah ditakdir mengalami cacat fisik pada kaki ditambah kesulitan dalam berbicara. Namun, berkat dorongan orangtua dan keluarga, Agus memiliki kepercayaan diri yang tinggi, meski secara fisik berbeda dengan kabanyakaan anak-anak seusianya saat itu.

Mental yang kuat, pun sudah dimilikinya sejak duduk di bangku sekolah dasar. Sehingga, dalam pelajaran, agus tergolong anak yang cerdas. Kecerdasannya tidak hanya pada bidang pelajaran, olahraga yang menguras otak, catur, pun menjadi kegemarannya sejak duduk di bangku sekolah dasar.

Mulai menjuarai tingkat sekolah, kecamatan, kabupaten, provinsi bahkan seringkali menjuarai even di tingkat nasional. Kini, ia pun dipercaya berlaga di Amerika Serikat. Rabu (14/10) lalu, ia pun baru pulang dari negeri Paman Sam.

“Sejak kecil, saya sudah dikenalkan catur oleh ayah. Dan, sejak duduk di bangku SD, mulai diikutsertkan dalam berbagai pertandingan. Ternyata, saya selalu meraih juara,” kata Agus saat ditemui Sumeks, Jumat (16/10).

Meski berbagai tropi juara telah diraih sejak duduk dibangku SMP hingga kini di SMK, namun ia tetap terus belajar memahami teknik-teknik catur secara otodidak, baik browsing di internet ataupun membaca buku catur. Sehingga, dalam dua kali kejuaraan tingkat nasioanal yang di selenggarkan di Surabaya dan Wonosobo, pada Agustus lalu, ia meraih juara pertama.

Dari prestasi itu, Agus pun diundang untuk bermain catur tingkat Internasional di Amerika.“Saya merasa bersyukur dengan berbagai penghargaan yang telah didapat, menjadikan banyak pengalaman. Apalagi, ketika bertanding di Amerika walaupun tidak mendapatkan juara,” ujarnya.

Namun demikian, sebelum tumbang dari pecatur Brazil, Agus sempat mengalahkan lawan-lawannya dari sembilan negara, sehingga membuat ia tidak terlalu kecil hati. “Walaupun saya tidak meraih juara di tingkat Internasional, namun berharap suatu saat bisa meraihnya. Makanya, saya akan terus belajar memahami catur ini dengan lebih baik,” tuturnya.

Sementara itu, Wakil Kepala SMK Muhammadiyah 1 Sumedang Bidang Kesiswaan, Robi Iskandar SPd mengaku bangga atas prestasi Agus Junaedi dalam bidang catur. Sebab, tidak hanya juara di tingkat nasional, bahkan dengan pengalamannya hingga ke luar negeri. “Kami merasa bangga dengan prestasi yang diaraih Agus Junaedi, dan mudah-mudahan menjadi inspirasi dan motovasi bagi siswa yang lainnya,” pungkasnya. (wid)

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.