oleh

Perantau Berdatangan, ODP Berisiko Terus Bertambah

SUMEDANGEKSPRES.COM – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang, Dadang Sulaeman menyebutkan, status Orang Dalam Pengawasan (ODP) kian hari bertambah banyak. Hal itu, seiring mobilisasi warga Sumedang dari Jakarta.

Tercatat 1.834 orang yang terdiri dari 1.702 ODP berisiko. Yaitu orang yang datang dari wilayah yang terkonfirmasi Covid-19, tapi tidak ada gejala dan 132  ODP bergejala, yaitu orang yang datang dari wilayah terkonfirmasi Covid-19 dan ada gejala.

“Mereka yang dimaksud agar melakukan pemantauan secara mandiri dan membatasi interaksi sosial untuk jangka waktu 14 hari kedepan. Apabila ada keluhan seperti demam, batuk, sakit tenggorokan, yang bersangkutan agar segera mengunjungi fasilitas kesehatan terdekat,” katanya dalam jumpa pers di Gedung Negara Kabupaten Sumedang, Rabu (25/3).

Dikatakan, ODP itu berasal dari beberapa kecamatan. Antara lain Kecamatan Cisarua, Kecamatan Cibugel, Kecamatan Jatinunggal, Kecamatan Ujungjaya, Kecamatan Tomo dan Kecamatan Paseh.

“Sementara warga yang positif terpapar Covid-19, masih tetap satu orang ditambah Satu Pasien Dalam Pemantauan (PDP) yang kini menempati ruang isolasi RSUD Sumedang,” ujarnya.

Akibat perkembangan buruk itu, Pemda Sumedang akan melakukan penyemprotan cairan disinfektan secara besar-besaran di seluruh kecamatan.

“Penyemprotan akan dimulai dari wilayah kota hingga seluruh kecamatan, dengan menggunakan kendaraan Pemadam Kebakaran dan Water Cannon Kepolisian Resor Sumedang,” tuturnya.

Disebutkan juga, beberapa SKPD seperti Diskominfosanditik, Dinkes dan DPPKB mensterilkan lokasi dari kerumunan massa melalui woro. (nur)

Baca Juga  Pamulihan Waspadai Banjir Cibawang

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed