Perayaan Tahun Islam Meriah, Seribu Santri Lakukan Pawai Obor

Peliput/Editor: IMAN NURMAN

Perayaan Tahun Islam Meriah, Seribu Santri Lakukan Pawai Obor

**Ribuan Santri Turun ke Jalan

SUMEDANGEKSPRES.COM, JATINANGOR- Peringatan Tahun Baru Islam 1437 Hijriah di Sumedang bagian barat berlangsung meriah. Sebanyak kurang lebih seribu santri SMP Pondok Modern Al Aqsha Cibeusi Kecamatan Jatinangor turun ke jalan melakukan pawai obror. Tak hanya itu, di Desa Jatiroke, ribuan warga yang tergabung dalam Fron Pembela Islam (FPI) Ranting Jatinangor juga melakukan hal yang sama.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesantrian, Apip Hadi Susanto MM mengatakan, perayaan tahun baru islam itu sebagai langkah memperingati beralihnya masa kalender islam. Sehingga, diharapkan pada tahun baru ukwah islamiyah dan nilai-nilai keislaman tetap tertanam di jiwa santri khususnya dan warga Sumedang umumnya.

”Kegiatan tersebut menjadi tolak ukur peningkatan keimanan, ketakwaan terhadap Allah SWT. Alhamdulillah para santri sangat antusias menyambut tahun baru islam,” ujarnya kepada Jateks, kemarin.

Bukan hanya itu, kata Apip, acara tersebut agar dijadikan ajang silaturahmi pihak sekolah dengan warga Jatinangor. “Dengan berkumpulnya warga di sini berharap dapat menyambungkan tali silaturahmi antar warga,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua MUI Desa Jatiroke H Ujang Syaefudin mengapresiasi kegiatan bertajuk ‘Dengan berhijrah mari Kita Beristikomah dengan Islam’. “Semoga kegiatan ini memberikan keberkahan serta kebaikan bagi masyarakat,” tuturnya.

Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat utuk istikomah terhadap nilai-nilai Rasulullah.Ikut hadir pada kegiatan tersebut, Ketua Front Pembela Islam (FPI) Jawa Barat KH. Abdul Qohar.
Sementara perayaan yang sama dilakukan oleh masyarakat Kecamatan Tanjungsari yang memadati Alun-alun Tanjungsari untuk menyambut tahun yang baru dengan mendengarkan tausiah dari Ustad Fuad Ginan Burhanudin.

“Kita dari tadi sudah berada disini untuk melihat pawai obor dan mendengarkan ceramah,” ujar salah satu jamaah Muhyi Muhamad Furqon saat dilokasi berlangsungnya acara.

Furqon mengungkapkan, dengan adanya penyambutan seperti ini, mudah-mudahan dapat meningkatkan keimanan ketakwaan serta lebih giat menjalankan perintah Allah.
“Seharusnya umat muslim harus senang karena telah datang tahun yang baru, dan tak lupa kita harus bersyukur karena masih diberikan kepercayaan oleh Allah hidup dimuka bumi ini,” ujarnya.

Ia menjelaskan, banyak sekali umat manusia yang telah lupa akan jati dirinya sehingga melupakan keagungan sang maha pencipta.

“Momen ini harus dijadikan penecerahan kepada kita, untuk tetap berpegang teguh kepada Assunah dan hadist,” ungkapnya.

Pantauan Jateks sejumlah anak-anak tampak semangat berjalan bershalawat sambil membawa obor. Bahkan tak sedikit para santri dari berbagai madrasah dan pondok pesantren berkreasi membawa tank replika dan alat-alat perang. (cr9)

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.