Percantik Wisata Pasir Mamayu sebagai Lokasi Selfie

Percantik Wisata Pasir Mamayu sebagai Lokasi Selfie

KOMPAK: Staf Pemerintahan Desa Banjarsari foto bersama sebelum memasang sejumlah tulisan untuk mempercantik Wisata Pasir Mamayu, belum lama ini.

PEWARTA: HERI PURNAMA/SUMEKS

Melihat Kreativitas Pemerintah Desa Banjarsari Kecamatan Jatinunggal

Satu tempat yang dianggap biasa-biasa saja, bisa disulap menjadi tempat yang memikat banyak mata. Hal itu, tentu saja karena tangan-tangan yang kreatif. Seperti Pasir Mamayu yang terdapat di Dusun Cirayun Desa Banjarsari Kecamatan Jatinunggal.

PULUHAN kilometer jarak yang ditempuh pagi itu, keluar dari Kecamatan Darmaraja dan memasuki wilayah Kecamatan Wado. Laju sepeda motor yang sengaja diperlambat dengan harapan bisa menemukan sesuatu yang menarik dan unik. Tentunya, layak untuk di publikasikan agar menginspirasi pelanggan setia Harian Pagi Sumedang Ekspres (Sumeks).

Sepanjang jalan utama yang dilalui di wilayah Kecamatan Wado, masih belum ada hal yang menarik hati untuk dijadikan bahan tulisan. Tak terasa, wilayah Kecamatan Wado terlewatkan. Namun tiba lah di ujung timur Kabupaten Sumedang yaitu Kecamatan Jatinunggal. Beberapa kilometer dari Kantor Kecamatan Jatinunggal, tidak jauh dari jalan utama merupakan Dusun Cirayun Desa Banjarsari Kecamatan Jatinunggal.

Di lokasi ini, nampak para perangkat desa dan kepengurusan Badan Usaha Milik Desa (BUMdes) tengah sibuk menata satu tempat. Di sana, terlihat banyak tulisan-tulisan yang menarik untuk selfie bagi masyarakat terutama kaum muda mudi.

Melihat kegiatan tersebut, Sumeks pun langsung menghampiri Kepala Desa Banjarsari Endang Susilawati. Perbincangan pun langsung kepada pokok permasalahan.

Dan nampaknya, pemerintah desa ini tengah menggali terus potensi wisata. Hal ini dilakukan untuk mengembangkan BUMdes melalui sektor wisata. Sehingga pemerintah desa bekerja sama dengan BUMdes untuk mengembangkan wilayah-wilayah yang punya potensi menjadi areal wisata dengan tujuan bisa meningkatkan retribusi BUMdes.

Endang Susilawati menilai, bahwa dengan adanya sarana atau lokasi wisata di satu wilayah, tentu akan berdampak kepada perbaikan perekonomian masyarakatnya juga.

“Selama wilayah itu punya daya tarik untuk dikunjungi wisatawan, kita akan mengembangkannya. Sebab satu wilayah akan maju kalau banyak terdapat areal wisatanya,” katanya.

Pada dasarnya, wilayah yang disebut Pasir Mamayu yang terdapat di Dusun Cirayun Desa Banjarsari, memang memiliki daya tarik tersendiri. Apalagi saat dibarengi kreatifitas pengelolanya yang menampilkan tulisan di lembaran kayu untuk sarana selfie para pengunjung.

“Daya tarik wilayah ini, kita tambah lagi dengan memasang kayu yang bertulisankan kata-kata unik yang cocok untuk selfie anak-anak muda yang berkunjung,” ujarnya.

Padahal, wilayah tersebut awalnya seperti wilayah biasa-biasa saja. Namun kata kades, setelah dilakukan penataan oleh tangan kreatif, wilayah ini pun mulai menjadi salah satu lokasi yang punya daya tarik tersendiri.

“Saat ini para wisatawan lokal sudah mulai berdatangan untuk menikmati suasana Pasir Mamayu,” sebutnya.

Diharapkan, kedepannya wilayah tersebut bisa mendatangkan lebih banyak lagi wisatawan. Baik dari lokal, maupun dari luar daerah. Dan setelah terlihat banyak pengunjung, maka tempat tersebut akan dibuat lebih menarik dan penataan yang maksimal.

“Kita lihat reaksi dari para wisatawan. Kalau memang wilayah ini punya potensi bisa ramai, kita pasti akan lakukan penataan yang terbaik,” ucapnya. (**)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.