Pergerakan Tanah Terus Mengancam

Pergerakan Tanah Terus Mengancam

GOTONG ROYONG: Warga Dusun Bakan Kondang Desa Bongkok Kecamatan Paseh, membongkar sebuah rumah di daerah pergerakan tanah, kemarin (18/3). (ATEP BIMO AS/SUMEKS)

PEWARTA: ATEP BIMO ARIO SUTEJO/SUMEKS

2 Rumah Dibongkar, Pagalangan Kayu Ambruk

PASEH – Dua rumah warga Dusun Bakan Kondang RT 31 RW 8 Desa Bongkok Kecamatan Paseh, kemarin (18/3) terpaksa dibongkar. Hal itu, paska terjadinya pergerakan tanah lambat saat hujan yang mengguyur secara terus menerus pada Sabtu (17/3) siang sampai malam.

“Bahkan, satu rumah yang dibongkar sudah mengalami miring dan sebagian materialnya ambruk. Makanya, warga terpaksa menurunkan seluruh material rumah tersebut,” ujar Ketua BPD Desa Bongkok Kecamatan Paseh Didin Nurodin kepada Sumeks.

Didin menambahkan, kedua rumah itu milik Esih, 70, dan Wiwin, 37. “Kini, kedua keluarga itu telah diungsikan ke saudaranya untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” tambahnya.

Didin menuturkan, di tempat yang sama sebuah pagalangan kayu milik Pa Iyat juga mengalami ambruk. Beruntung, dalam kejadian itu di dalam bangunan tidak ada satu orang pun pegawai.

“Alhamdulillah, kejadian itu tidak menimbulkan korban luka ataupun jiwa. Karena seluruhnya pegawai sedang berada di luar bangunan,” jelasnya.

Kata Didin, kawasan itu merupakan daerah langganan pergerakan tanah. Hal itu terjadi sejak tahun 2010 dan setiap tahun dipastikan bergerak, terutama saat musim hujan datang.

Sebelumnya, di daerah itu telah dilakukan pembongkaran rumah milik lima warga lainnya. Masing-masing atas nama Maman, Mawi, Aja, Epong dan Abas.

“Namun hingga sekarang, belum direlokasi ke tempat yang telah disediakan dengan alasan tidak ada biaya untuk relokasi. Mereka masih tinggal di orang tua ataupun keluarganya masing-masing,” jelasnya.

“Mereka akan direlokasi ke tempat yang lebih aman dan telah disediakan. Warga tersebut akan mengikuti relokasi warga yang sudah,” tambahnya.

Dia mengimbau, agar warganya selalu berhati-hati saat musim hujan ini. “Warga harus selalu waspada, supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” tandasnya. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.