Perhatian Atlet Dinilai Minim

Perhatian Atlet Dinilai Minim

MEMBERI TANGGAPAN: Anggota Komisi III Yogi Yaman Santosa memberi tanggapan terkait perhatian atlet Sumedang.(IIS SULASTRI/SUMEKS)

PEWARTA: IIS SULASTRI/SUMEKS

** Setelah Menang Tidak Ada Pembinaan

KOTA – Komisi III DPRD Sumedang menanggapi permasalahan kesejahteraan atlet Sumedang yang harus diperhatikan semua pihak. Menurut salah seorang anggota Komisi III, Yogi Yaman Santosa, pemerintah daerah belum memberi perhatian secara maksimal terhadap atlet Sumedang.

“Ini masalah klasik. Dari dulu perhatian olahraga dari pemerintah daerah pada atlet berprestasi sangat minim.  Saya pernah menjadi ketua cabang olahraga (cabor) Judo yang menyumbangkan medali emas dan memang perhatian sangat kurang,” ungkap Yogi pada Sumeks saat ditemui di ruang Paripurna, Rabu (9/1).

Diakuinya, atlet yang berprestasi di Sumedang tidak mendapat pembinaan lebih lanjut setelah meraih kejuaraan. “Setelah menang tidak ada pembinaan lebih lanjut, sehingga mereka pindah ke kota/kabupaten lain,” tambah Yogi.

Diutarakannya, permasalahan kesejahteraan para atlet agar tetap bertahan untuk Sumedang, menjadi perhatian semua pihak. “Memang dari segi anggaran itu terbatas, tapi bagaimana caranya agar perhatian atlet ini menjadi kebijakan bupati dan politik. Sehingga yang berprestasi pun merasa harus melakukan yang semestinya sebagai masyarakat yang memiliki kelebihan,” ujar Yogi.

Menurutnya, karena kesejahteraan atlet merupakan kepedulian semua pihak, maka baik DPRD maupun pemerintah daerah, harus memberi perhatian. “Dengan situasi anggaran yang seperti ini, ya upaya bupati seperti apa untuk membantu atlet-atlet tersebut?” tutur Yogi. (cr1)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.