Perum Cut Nyak Dien Ilegal

DIDUGA MELANGGAR: Diduga melanggar izin, Perumahan Cut Nyak Dien di Desa Sukajaya, Kecamatan Sumedang Selatan, akan segera ditutup. (SOBAR BAHTIAR/SUMEKS)

PEWARTA: sobar bahtiar/usep adiwihanda

*Sapol PP Siap Bongkar

KOTA – Perumahan Cut Nyak Dien, yang telah berdiri setahun lebih di Kecamatan Sumedang Selatan, diduga belum memiliki izin dari Pememerintah Kabupate Sumedang. Dan juga, melanggar Perda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), terkait larangan membangun di zona hijau.

Badan Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu (BPMPT) Kabupaten Sumedang, meminta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sumedang, menutup Cluster Cut Yak Dien, yang berada di Desa Sukajaya, Kecamatan Sumedang Selatan. Dikawatirkan, keberadaan cluster di zona hijau tersebut, dapat mengancam keseimbangan alam yang dapat memicu terjadinya bencana alam.

Seperti disampaikan Kepala BPMTP Kabupaten Sumedang, Ade Setiawan. Pihaknya, tidak pernah mengeluarkan izin untuk cluster tersebut, karena memang tidak ada rekomendasi izin dari mulai desa, Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Permukiman, hingga izin Amdal Lalin dari Dishub Sumedang.

“Kami tidak mengeluarkan izin untuk Cluster Cut Nyak Dien, karena tidak pernah menerima rekomendasi ajuan perizinan dari pemiliknya, dan perumahan itu juga berdiri di ruang terbuka hijau, dan melanggar Perda RTRW, yang hingga saat ini Perda RTRW itu pun belum dirubah,” katanya kepada Sumeks, Selasa (17/1).

Lebih lanjut, Ade mengatakan, BPMPT Sumedang telah berkoordinasi dengan pihak Satpol PP Sumedang, agar menertibkan keberadaan perumahan tersebut.

“Cluster itu memang ilegal, karena tidak punya izin sama sekali. Kami sudah koordinasi dengan Pol PP, karena kewenangan untuk menutup atau membongkar kembali perumahan, itu sudah ranahnya Pol PP,” tuturnya.

Dikonfirmasi akan hal tersebut, Kepala Satpol PP Sumedang, Asep Sudrajat mengatakan, pihaknya akan segera menutup Cluster Cut Nyak Dien yang disebut pihak BPMPT Sumedang, sebagai perumahan ilegal.

“Segera, nanti anggota turun ke lokasi. Akan kami tutup perumahan itu,” jawabnya singkat.

Sementara ketika dikonfirmasi melalui telepon selullar, Pengembang Cluster Cut Nyak Dien, yang juga Ketua PHRI Kabupaten Sumedang, Syamsudin, tidak mendapatkan jawaban. (bay)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.