oleh

Petani Pamulihan Butuh JUT

Permudah Angkut Hasil Panen

SUMEDANG – Petani sayuran di Desa Sukawangi Kecamatan Pamulihan, menginginkan adanya pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) di Blok Sempalan. Hal itu dikarenakan, daerah tersebut merupakan salah satu penghasil tanaman sayuran berkualitas. Sayangnya saat ini, masih terkendala dengan kondisi akses jalan ke lahan pertanian yang rusak.

“Kami memohon kepada pemerintah agar jalan usaha tani diperbaiki lagi. Sekarang hanya ada jalan tanpa ada pengerasan aspal. Ini tentunya cukup menyulitkan bagi petani terutama ketika musim panen,” terang Juhana seorang petani usai memanen jagung, kemarin (19/2).

Dia mengatakan, pembangunan jalan usaha tani tersebut sangat dibutuhkan guna memperlancar aktivitas masyarakat dalam bertani. Sebab, jalan yang biasanya digunakan masyarakat cenderung menyulitkan, karena belum memiliki akses yang memadai.

“Kami berharap dengan jalan akses ke pertanian yang bagus, ongkos angkut juga bisa lebih murah dan untung bagi petani lebih besar karena tidak terpotong ongkos angkut,” jelasnya.

Sementara itu, Camat Pamulihan Hari Tri Santosa mengatakan, seperti diketahui ada sejumlah sektor komoditas pertanian yang menjadi unggulan di Sukawangi. Di antaranya Tomat, Kol, Bawang Daun, Cabai Merah, Cabai Hijau, Terong, Jagung dan beberapa komoditi pertanian sayuran lainnya.

“Di Sukawangi lebih ke sayuran soalnya geografis dan tanahnya yang subur. Seperti sekilas kita berada di daerah Lembang ketika berada di sini. Untuk itu, petani harus diberi kemudahan, agar aktivitas mereka selama bertani menjadi lancar,” kata Hari.

Dirinya pun yakin, dengan fasilitas yang memadai petani tidak hanya bersemangat dalam bertani. Melainkan juga dapat memacu peningkatan produksi pertanian di kampungnya. Sehingga secara tidak langsung, dapat berpartisipasi mewujudkan swasembada pertanian.

“Tentu saja dalam mewujudkannya juga tidak lepas dari dukungan pemerintah kabupaten,” lanjutnya.
Camat berharap, dengan adanya fasilitas pertanian itu, petani di kampungnya dapat lebih bersemangat dalam bertani. Apalagi, kampungnya memiliki potensi pertanian yang cukup baik.

“Pertanian tetap menjadi salah satu prioritas kami. Kita ingin dengan pertanian, masyarakat lebih sejahtera. Untuk itu, sebagai pemerintah kecamatan, kita selalu mendukung penuh petani di sini, terutama menyediakan fasilitas dasar,” tandasnya. (her)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed