Petugas Tetap Siaga di Cibawang

Petugas Tetap Siaga di Cibawang

TERKIKIS: Kondisi badan jalan habis terkikis air akibat banjir yang menutup jalan penghubung Rancakalong-Subang.

PEWARTA: ENGKOS KOSWARA/SUMEKS

RANCAKALONG – Meski banjir Cibawang Desa Sikasirnarasa Kecamatan Rancakalong sempat surut, pengguna jalan tetap harus waspada. Sebab bila hujan dengan intensitas tinggi kembali mengguyur, dikhawatirkan hal serupa terjadi

Seperti Jumat lalu, air kembali naik diperkirakan akibat gorong-gorong tersumbat lagi. Air pun menggenangi sebagian lahan yang ada di sekitar tumpukan urugan sisa disposal Tol Cisundawu. Padahal sebelumnya gorong-gorong yang menyumbat itu sudah jebol.

“Sebenarnya air pada Kamis malam lalu sudah surut, bahkan jalan yang sebelumnya tergenang air sudah tidak lagi tinggal lumpurnya saja. Namun disayangkan pada Jumat sore sepertinya gorong-gorong kembali tersumbat,” kata Kepala Desa Sukasirnarasa Undang Nuryadin, kemarin (19/11).

Terpisah, Camat Rancakalong Suherman membenarkan bahwa gorong-gorong itu diduga kembali tersumbat. Namun meskipun air kembali naik, kondisinya tidak sampai mengganggu akses jalan yang saat ini mulai bisa dilalui kendaraan. Khususnya para pejalan kaki dan roda dua.

Meskipun begitu, petugas mulai dari linmas dan Satpol PP disiagakan di lokasi untuk terus melakukan pemantauan jika sewaktu-waktu air kembali meluap ke badan jalan. Para petugas itu terus memberikan informasi kondisi air agar masyarakat bisa waspada.

“Air kembali naik, mungkin gorong-gorong kembali tersumbat. Demi menjaga hal yang tidak diharapkan petugas di lokasi terus melakukan pemantauan,” katanya.

Sementara itu petugas Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan Pamulihan Eddy R Maksum, memastikan bila air sudah tidak lagi menggenangi jalan, namun genanganya masih ada.

“Kemungkinan ada kembali sumbatan, tetapi tidak sampai parah seperti sebelumnya,” ucapnya.

Disamping itu, kata Eddy, ada sejumlah titik bahu jalan hampir terkikis akibat banjir sehingga tidak aman untuk dilalui kendaraa roda empat terutama kendaraan besar.

“Sebaiknya hati-hati saja jika melintas di daerah bekas banjir itu karena ada badan jalan yang hampir habis terkikis air saat banjir beberapa waktu lalu,” pungkasnya. (kos)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.