PJU Akses Wisata Minim

PJU Akses Wisata Minim

MINIM: Selain jalan yang buruk, akses menuju sejumlah titik lokasi wisata Waduk Jatigede minim penerangan jalan umum.(HERI/SUMEKS)

PEWARTA: HERI PURNAMA/SUMEKS

DARMARAJA – Fasilitas
umum menuju lokasi wisata Waduk Jatigede, sudah seharusnya dilakukan penataan.
Salah satunya, penerangan jalan imum (PJU) di jalan-jalan menuju lokasi wisata.

Selain perbaikan
akses jalan menuju wisata, sarana penerangan jalan perlu dilakukan maksimal.
Hal itu, merupakan bagian dari faktor penunjang yang harus diprioritaskan.

Kepala Desa
Tarunajaya Eman Sulaeman menyebutkan, di wilayah desa tersebut ada beberapa
titik tempat wisata. Namun, semua akses jalan menuju lokasi wisata minim
penerangan.

“PJU memang
sangat dibutuhkan desa-desa penyangga yang punya potensi dijadikan desa
wisata,” kata dia saat diwawancarai Sumeks (9/1).

Kata dia, adanya PJU
maka lokasi-lokasi jalan yang gelap pada malam hari, bisa terang dan mencegah
adanya penggunaan lokasi untuk hal-hal yang tidak diharapkan.

“Kalau jalan
gelap, bisa saja dijadikan tempat untuk maksiat, bahkan dijadikan tempat untuk
melakukan tindak kriminalitas,” katanya.

Selain itu, wilayah
Dusun Cisema, Desa Pakualam Kecamatan Darmaraja. Sepanjang jalan mulai dari
jalan Desa Cigintung Kecamatan Cisitu sampai areal wisata di Desa Pakualam,
belum mendapatkan fasilitas penerangan jalan umum.

Sebab, disepanjang
jalan tersebut, merupakan wilayah perhutanan. Sehingga, penerangan jalan perlu
maksimal.

“PJU memang
sebagai sarana penting untuk akses jalan Cigintung-Cisema,” ucap salah
satu tokoh masyarakat, Bayu. (eri)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.