oleh

PKL Mangkal Lagi di Alun-alun

Satpol PP: Tanggung Jawab Kami

KOTA – Maraknya Pedagang Kaki Lima (PKL) yang mangkal di sekitaran Alun-alun Sumedang Minggu (18/3) kembali diprotes warga. Banyak orang protes melalui media sosial (medsos) soal munculnya kembali PKL di alun-alun ini. Padahal sebelumnya dilarang. Apalagi pintu alun-alun dijebol.

Namun menurut para PKL, mereka beraktivitas lagi seizin dari Satpol PP yang biasanya melarang, dan hanya akan berkegiatan selama sepekan, sampai puncak peringatan HUT Satpol PP Kabupaten Sumedang, tanggal 24 Maret digelar.

Kepala Satpol PP Kabupaten Sumedang H Asep Sudrajat mengakui bahwa PKL itu berdagang kembali di alun-alun atas izinnya. Menurut Asep Sudrajat kegiatan itu dalam rangka menyongsong puncak peringatan Satpol PP pada 24 Maret, sehingga PKL yang biasanya dilarang berdagang, kini dizinkan.

“Ya betul mereka berdagang seizin kami, tidak lama hanya sepekan dalam rangka memeriahkan puncak peringatan HUT Satpol PP Sumedang, jumlahnya lebih dari 90 PKL. Biasanya kan, kami melarang mereka berdagang di tempat yang dilarang,” kata Asep Sudrajat, Senin (19/3).

Kagiatan PKL tersebut, kata Asep, semula mau di jalan raya, tetapi ternyata tidak mendapat izin dari kepolisian. Sehingga masuk alun-alun. Menurut Asep Sudrajat, para PKL sendiri akan bertanggung jawab bila ada kerusakan di alun-alun akibat adanya aktivitas PKL berdagang. “Mareka akan berswadaya untuk memperbaiki alun-alun, bila ada fasilitas alun-alun yang rusak, kondisi kini pun kan bersih dan tertata,” kata Asep.

Asep Sudrajat mengatakan, pada puncak peringatan Satpol PP nanti, 700 anggota Satpol PP akan bakti sosial di dalam kota Sumedang termasuk membersihkan dan membenahi Alun-alun Sumedang.

“Kami akan menarik semua anggota dari kecamatan untuk ikut berpartsipasi bakti sosial di alun-alun dan di Sumedang kota,” kata Asep Sudrajat. (her)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed