PKL Masih Jadi Biang Macet

PKL Masih Jadi Biang Macet

LALIN MACET: Akibat keberadaan PKL kemacetan di Jalan Raya Bandung-Garut kawasan Kampung Warung Cina Desa Mangun Arga Kecamatan Cimanggung semakin menjadi hingga antrean kendaraan bisa sampai Cileunyi. (ENGKOS KOSWARA/JABAR EKSPRES)

Peliput/Editor: Engkos Koswara/Iman Nurman

SUMEDANG – Keberadaan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang memanfaatkan trotoar, masih menjadi kendala dalam mengurai kemacetan. Seperti di Jalan Bandung-Garut kawasan Kampung Warung Cina Desa Mangun Arga Kecamatan Cimanggung.

Kemacetanpun hampir terjadi setiap minggu pagi hingga siang. Meski ada petugas kepolisian yang berjaga mengatur arus lalu lintas, namun kemacetanpun sepertinya sulit dihindari akibat banyak pedagang yang menggelar daganganya hingga ke bahu jalan.

Akibat dari PKL yang menggelar jualannya, pun dimanfaatkan angkutan umum atau angkot untuk berhenti menunggu penumpangnya. Dampak lainnya pun masyarakat yang berjalan kaki, harus berjalan di jalan raya.

“Sebaiknya ada ketegasan dari pihak pemerintah yang terkait dalam hal ini petugas Satpol PP agar mereka para PKL bisa ditertibkan karena sangat mengganggu pengguna jalan,” kata Pemerharti Lalu Lintas Nurdin Senjaya, kemarin (30/8).

Sebelumnya, Ketua Komisi D DPRD Sumedang Dadang Romansyah mengatakan, semua pihak harus mengambil langkah agar kemacetan bisa diatasi. Dengan kemacetan itu, tentunya banyak warga yang dirugikan.

“Salah satunya yang dirugikan adalah pengendara yang kebetulan melintas di sekitar itu saat terjadi macet. Bisa saja yang melintas tersebut buru-buru karena ada kepentingan, namun kerana tidak bisa menghindari kemacetan terpaksa harus mengalah,” terangnya.

Pihaknya meminta kepada petugas Satpol PP, agar ada langkah tegas kepada siapa saja yang sengaja menyebabkan kemacetan. Bahkan kepada pihak perusahaan yang para pekerjanya setiap hari berlalu lalang di sekitar jalan, jangan sampai lepas tangan. Sebab sebagian karyawan yang keluar masuk, menjadi salah satu penyebab kemacetan juga.

“Kemacetan yang terjadi di jalan itu salah satu penyebanya karena keluar masuk karyawan. Jadi setidaknya harus memikirkan solusinya, jangan malah diam saja tidak ada langkah dalam mengatasi kemacetan,” tukasnya. (kos)

Komentar

Tanggapan "PKL Masih Jadi Biang Macet"

  1. Pingback: PKL Masih Jadi Biang Macet - Jatinangor Online MediaJatinangor Online Media

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

Hosting Unlimited Indonesia