Pokwasmas Diingatkan Jaga Jatigede

Peliput/Editor: HERI PURNAMA/SUMEKS

Pokwasmas Diingatkan Jaga Jatigede

PEMBINAAN: Kelompok ternak dan tani di Kecamatan Jatinunggal tengah mendapatkan pembinaan dari UPT Peternakan dan Perikanan.

JATINUNGGAL – Unit Pengelola Teknis (UPT) Peternakan dan Perikanan terus melakukan pembinaan kepada Kelompok Pengawas Masyarakat (Pokwasmas). Pembinaan itu, untuk mencegah adanya perusakan dan pencemaran terhadap ikan dan air Waduk Jatigede maka pembinaan terhadap pokwasmas harus dilakukan terus menerus.

Kepala UPT Peternakan dan Perikanan wilayah Jatinunggal, Wado dan Cibugel, Ir. Letty Nuryanti menyebutkan, pemahaman terhadap masyarakat itu harus terus dilakukan. Sebab, terkadang banyak yang tidak memahami pentingnya pelestarian ikan.

“Kita terus lakukan pendekatan terhadap Pokwasmas, agar semua bisa terawasi,” kata dia saat di wawancarai melalui ponsel, Senin (18/12).

Dikatakan, beberapa hal yang disampaikan kepada para nelayan dan pokwasmas, terutama memberikan pemahaman cara menangkap ikan yang bisa menyelematkan perkembang biakan dan generasi ikan agar tidak musnah. Hal itu, padahal bisa merugikan dirinya sendiri dan orang lain. Dia mencontohkan, saat masyarakat menangkap ikan dengan jaring yang berukuran kecil atau di bawah 3 inci maka generasi ikan akan musnah karena habis terperangkap jaring.

“Saya melarang warga menggunakan jaring di bawah tiga inci untuk menangkap ikan,” ucapnya.

Selain itu, pihaknya juga menghimbau agar warga menghindari menangkap ikan dengan cara di racun, selain merusak habitat ikan, hal itu membahayakan juga terhadap kesehatan masyarakat.

“Kita juga tidak mengizinkan warga menangkap ikan dengan cara di racun, disetrum dan dengan cara-cara pencemaran lainnya,”katanya lagi.

Terpisah, salah satu warga yang biasa menangkap ikan, Dedi menyebutkan, untuk saat ini berbeda dengan awal-awal adanya waduk Jatigede, karena kondisi ikan di waduk saat ini sudah besar-besar, warga memilih menggunakan jaring yang besar juga.

“Kayanya sekarang tidak ada yang menggunakan jaring dibawah tiga inci, ikan kecil itu kan kurang laku,” ucapnya. (eri)

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.