Polisi Hentikan Mobil Dewan

Polisi Hentikan Mobil Dewan

CEK KENDARAAN: Kanit Lantas Polsek Cimanggung IPDA ZU Mamonto sedang memeriksa surat kendaraan saat operasi rutin.(Engkos/sumeks)

PEWARTA: ENGKOS/SUMEKS

** Plat Nomor Beda dengan STNK

CIMANGGUNG – Jajaran Unit Lantas Polsek Cimanggung melaksanakan operasi rutin kendaraan yang kali ini operasi dilaksanakan di Jalan Raya Parakamuncang di sekitar wilayah Kampung Cibogo, Rabu (9/1).

Selang beberapa saat pelaksanaan operasi, puluhan kendaraan roda dua maupun empat diberhentikan petugas. Untuk diperiksa kelengkapan surat.

Tak berapa lama, anggota legislatif Kabupaten Sumedang yang melintas menggunakan sedan pabrikan baru warna biru yang dikendarai sopirnya, turut diberhentikan petugas.

Saat pemeriksaan, petugas menemukan kejanggalan. Sebab, tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB) berbeda dengan yang tertera di STNK. Pemilik kendaraan mengaku baru mengetahui jika TNKB berbeda dengan yang ada di STNK.

Polisi langsung kroscek ke Samsat. Dan, diakui terjadi kesalahan cetak. Akhirnya, petugas mempersilakan pemilik segera menghubungi pihak Samsat.

Kanit Lantas Polsek Cimanggung Ipda ZU Mamonto mengatakan, ada sedikit kurang teliti dari pemilik mobil. Di antaranya, nomor mobil keluar dari dealer, namun setelah keluar STNK, tidak diambil dari Samsat yang sesuai nomor di STNK.

“Saat pelaksanaan operasi, jika ada kendaraan yang diberhentikan kami melakukan pemeriksaan dan pencocokan plat nomor dengan yang ada di STNK. Untuk kasus persoalan mobil yang berbeda plat nomor dengan STNK, setelah dilakukan kroscek ke Samsat ternyata STNK dan kendaraan legal sesuai dengan fisik kendaraan,” tuturnya.

Sementara itu, Asep Sumaryana, pemilik kendaraan, bertema kasih kepada polisi yang telah melakukan pemeriksaan kendaraan miliknya. Sehingga, mengetahui adanya kesalahan pada plat nomor tersebut.

“Terus terang, saya baru tahu sekarang plat nomor yang menempel di kendaraan berbeda dengan yang ada di surat kendaraan,” katanya.

Akhirnya, petugas mempersilakan pengemudi memperbaiki TNKB. Dari data yang ada saat operasi rutin, Rabu (9/1), dominasi pelanggaran oleh roda dua, tanpa SIM dan helm. Selain itu, kendaraan dengan berat 8 ton ke atas ditindak dengan cara ditilang berkaitan kelas jalan yang sumbunya 8 ton. (kos)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.