oleh

Polsek Buru Penyebar Berita Hoax

DARMARAJA – Polsek Darmaraja, kini tengah memburu pelaku penyebar berita hoax di wilayah hukumnya. Di mana kabar bohong yang sempat menjadi perbinacangan hangat di media sosial (medsos) dengan isu adanya orang tak dikenal yang mendata para ulama, sempat meresahkan masyarakat di Kecamatan Darmaraja.

Beruntung, adanya penyebaran berita bohong itu cepat dikelarifikasi pihak polsek kepada masyarakat. Terutama masyarakat di wilayah yang menjadi pusat berita hoax, yakni Dusun Karang Anyar Desa Karang Pakuan Kecamatan Darmaraja.

“Kita sudah klarifikasi kepada masyarakat tentang berita bohong itu. Dan semua sudah bisa dikondusifkan,” ucap Kapolsek Darmaraja Kompol Amrizal M Nur kepada Sumeks, kemarin (19/2).

Dikatakannya, dalam kasus ini pihak polsek sudah memanggil enam orang warga yang diduga penyebar awal berita tersebut. Namun sampai saat ini, dari ke enam warga yang dimintai keterangan, masih belum terindikasi adanya salah satu sebagai orang yang membuat berita tersebut.

“Dari ke enam warga itu masih belum ada yang terindikasi pembuat berita bohong yang sempat meresahkan warga,” tuturnya.
Dalam hal ini, pihak kepolisian masih akan terus melakukan penyisiran siapa yang membuat berita tersebut. Sebab, tindakannya sudah membuat masyarakat sempat tidak nyaman.

“Apa yang sudah diperbuat oleh orang yang tidak bertanggung jawab itu, harus ada konsekwensinya,” tegasnya.

Terpisah, Plt Kepala Desa Karang Pakuan Cece Wiganda menyebutkan, kondisi di masyarakat saat ini sudah kembali tenang. Hal itu, setelah pihak polsek keliling kampung untuk menyusuri kebenarannya dan menyosialisasikan kabar bohong tersebut.

Selain itu, pihak desa juga sudah berupaya untuk menenangkan masyarakat, agar tidak mudah terhasut berita atau informasi yang tidak jelas kebenarannya.

“Kondisi di masyarakat sudah kondusif. Mereka sudah yakin dengan kabar tersebut itu bohong,” ucapnya. (eri)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed