Polsek Paseh Tindak Pelanggar Lalin

Peliput/Editor: atep bimo ario sutejo

Polsek Paseh Tindak Pelanggar Lalin

PAKAI TERPAL: Truk-truk pengangkut pasir dan batu diwajibkan memakai terpal saat melewati jalan yang digunakan oleh umum di wilayah hukum Polsek Paseh, kemarin. (ATEP BIMO ARIO SUTEJO)

PASEH – Kepolisian Sektor (Polsek) Paseh menindak tegas setiap pelangggar lalu lintas (Lalin) di wilayahnya. Hal itu dilakukan untuk menertibkan dan menyadarkan pentingnya peraturan berlalu lintas di masyarakat.

Kapolsek Paseh, AKP Cahyadi mengatakan para pelanggar sudah sering diberikan peringatan. Setiap pelanggar diperingatkan dan diberikan sangsi ringan berupa push up ataupun skotjam.

“Keadaan seperti ini sudah sejak lama diberlakukan. Anggota memberikan peringatan dan sangsi ringan,” kata Cahyadi saat melakukan perbincangan dengan Sumedang Ekspres, kemarin.

Cahyadi menyebutkan truk-truk pengangkut pasir tanpa terpal ataupun membawa muatan melebihi kapasitas menjadi sasaran. Sebutnya, apabila truk pasir tidak memakai terpal, maka akan disuruh kembali balik ke
galian dan memakai terpal di sana.

“Bagaimanapun caranya, truk tersebut harus memakai terpal saat melewati jalan raya. Peraturan harus ditegakkan,” tandasnya.

Dikatakan Cahyadi, penertiban dilakukan agar para pengendara menyadari pentingnya keselamatan. Tidak hanya itu, pemakaian terpal juga penting untuk mengurangi debu saat di jalan.

Terangnya, saat diberhentikan para pelanggar sering memberikan sejumlah amplop. Tetapi, pihaknya tidak mau menerima karena selalu mengedepankan masyarakat.

“Apabila terjadi kecelakaan, mereka sendiri yang mengalami kerugian. Selain itu, tugas kami adalah harus mengayomi dan melindungi masyarakat,” tegasnya.

Selain itu, kata ia, tidak hanya truk yang menjadi sasaran. Pihaknya juga menekankan kepada warga untuk mematuhi tertib lalu lintas. Menurutnya, masih banyak pengendara baik roda dua yang belum sepenuhnya tertib lalu lintas.

Ia menyebutkan, jangankan masyarakat umum, karyawan desa dan camatpun apabila bila berkepentingan ke Polsek Paseh, wajib pakai helm.

“Kalau tidak, dengan segala hormat tidak akan dilayani. Kami mengharapkan wilayah Paseh menjadi kawasan tertib lalu lintas, kami akan menekankan hal tersebut,” ujarnya.

Sementara itu, seorang warga setempat, Didi mengapresiasi tindakan tegas yang dilakukan Polsek Paseh. Menurutnya, hal itu akan berdampak postif bagi masyarakat, terutama terkait tertib lalu lintas.

“Kesadaran berlalu lintas harus ditumbuhkan pada masyarakat sejak dini. Pelanggaran jangan hanya dibiarkan begitu saja, harus ditindak tegas,” ujarnya.

Sebutnya, semuanya demi keselamatan warga ataupun pengendara kendaraan. “Apabila sudah mematuhi diharapkan akan angka kecelakaan berkurang,” tutupnya. (atp)

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.