oleh

Posyandu di Desa Kebonjati Kembali Aktif

Sebelumnya Kelola Gasibu Pemprov

SUMEDANGEKSPRES.COM – Seiring masa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB), sejumlah aktivitas umum yang sempat tertunda, secara bertahap mulai dilaksanakan kembali. Salah satunya, kegiatan rutin posyandu yang sempat terhenti kurang lebih selama tiga bulan kebelakang.

Jumat kemarin, aktivitas posyandu dilaksanakan di Posyandu Nila I di Dusun Sukakerta Desa Kebonjati Kecamatan Sumedang Utara. Kegiatan yang diikuti sekitar 40 balita, pun turut dihadiri Ketua TP PKK Kecamatan yang juga istri Camat, didamping sekretaris PKK dan istri sekcam.

“Alhamdulillah, setelah sekian lama tertunda, kegiatan posyandu sudah bisa dilaksanakan kembali,” ujar Ketua TP PKK Desa Kebonjati Ia Sukayah Dedi Daryono SPd ketika ditemui Sumeks di sela-sela acara, akhir pekan kemarin.

Kegiatan lain yang kini sudah dilaksanakan, terang dia, adalah Pemberian Makanan Tambahan (PMT) dari Pokja 4 kepada balita dari kalangan keluarga kurang mampu. Selain itu, dilaksanakan pula, kelas ibu hamil serta imunisasi bagi balita dan ibu hamil.

Namun demikian, kata dia, selama masa pandemi tiga bulan ke belakang, bukan berarti kegiatan PKK vakum. Banyak juga aktivitas yang dilakukan. Di antaranya, mengelola Gasibu (gerakan nasi bungkus) dari Pemprov Jabar, yang diperuntukan bagi warga kurang mampu di Desa Kebonjati.

Kegiatan lainnya, melaksanakan bakti sosial berupa penyaluran sembako dan sejumlah uang, kepada korban bencana kebakaran. “Jadi, meski kegiatan yang bersifat umum tertunda, aktivitas TP PKK Desa Kebonjati terus berkegiatan. Seperti halnya juga ketika ada balita Reaktif Covid pasca rapid test. Dan, akhirnya dilakukan swab test, bagi seluruh anggota keluarga tersebut. Alhamdulillah, semasa karantina atau isolasi mandiri, kami bantu juga penyaluran sembako kepada keluarga tersebut,” tutur dia.

Hingga akhirnya, hasil lab keluar dan seluruh anggota keluarga dinyatakan negatif Covid. “Alhamdulillah, keluarga yang sempat diisolasi itu, setelah dilakukan swab test, hasilnya negatif, termasuk balita yang sebelumnya diketahui reaktif hasil rapid test,” beber Ia Sukayah.

Dan di masa AKB ini, pihaknya juga terus menyosialisasikan pentingnya mematuhi protokol kesehatan. “Masa AKB ini bukan berarti bebas dari korona, justru kita jangan terlena. Patuhi protokol kesehatan. Tetap memakai masker jika keluar rumah, jaga jarak dan hindari kerumunan yang tidak penting,” pungkas Ia Sukayah. (ahm)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed