Prodi Keperawatan D-III Gelar Sidang KTI

sumeks images

SUMEDANGEKSPRES.COM – Pada masa pandemi Covid 19, Prodi Keperawatan D-III Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Kampus Sumedang, tetap menjalankan proses sidang Karya Tulis Ilmiah (KTI).

Namun demikian, berbeda dengan tahun sebelumnya, kali ini sidang KTI dilaksanakan secara online atau virtual. “Terkait sidang KTI pada masa pandemi ini, teknis sidang dilakukan di rumah masing-masing secara virtual,” ujar Ketua Prodi D-III Keperawatan UPI Kampus Sumedang Dewi Dolifah MKep Ners, ketika ditemui Sumeks di ruangan kerjanya, kemarin.

Namun demikian, kampus UPI Daerah Sumedang memasilitasi ruang ujian/CBT untuk ujian online baik mahasiswa maupun dosen.

Dia menerangkan, peserta sidang KTI mahasiswa D-III Kep, diikuti sebanyak 138 mahasiswa yang dijadwalkan dalam tiga gelombang. Pertama, pada 29-30 juni 2020 yang diikuti 30 orang mahasiswa. Gelombang dua, pada 15-17 juli 2020 diikuti 81 mahasiswa. Dan, gelombang ketiga, tanggal 5-7 agustus 2020 yang akan diikuti 27 mahasiswa.

Sedangkan untuk penilaian, kata dia, ditetapkan empat unsur/kategori. Yakni, penilaian materi utama sebesar 30 persen. “Yang dinilai adalah subtansi KTI, pemahaman materi, analisa dan desain, implementasi,” terang Dewi.

Kedua, yakni laporan KTI dengan bobot 30 persen. “Yang dinilai, penulisan dan bahasa,” kata dia

Ketiga, Penilaian berupa tanya jawab dengan bobot 25 persen. Dan keempat, presentasi dengan bobot 15 persen. “Penilaian terakhir dilakukan pada saat ujian sidang,” terangnya.

Keempat penilaian tersebut, tambah Dewi, memiliki skala penilaian dari 10-100.

Selanjutnya, kata Dewi, jika mahasiswa sudah menyelesaikan ujian sidang KTI, maka akan dilakukan yudisium atau kelulusan. “Proses yudisium atau kelulusan untuk mahasiswa prosi D-III Keperawatan, gelombang pertama sebanyak 30 orang yang dilaksanakan pada tanggal 1 Juli 2020,” beber dia.

Mahasiswa yang sudah dinyatakan lulus untuk diikutsertakan untuk proses wisuda secara online/virtual yang dilanjutkan dengan proses angkat sumpah perawat.

“Proses terakhir untuk mahasiswa prodi D-III keperawatan yang sudah melaksanakan sidang dan dinyatakan lulus, maka akan kami ikutsertakan melaksanakan ujian Kompetensi
Nasional perawat yang diselenggarakan Kemendikbud di bulan Oktober,” terang Dewi.

Untuk tempat uji kompetensi dilaksanakan di kampus UPI Sumedang dengan fasilitas CBT center sebanyak 100 unit komputer. “Untuk ujian atau seleksi, fasilitas CBT center bisa dipakai untuk profesi perawat atau profesi lainnya,” kata dia.

Sedangkan terkait, proses seleksi mahasiswa baru tahun 2020/2021, terang Dewi, kuota mahasiswa Prodi D-III Keperawatan sebanyak 140 orang untuk tiga kelas. Dan, kuota mahasiswa Prodi S-1 Keperawatan sebanyak 90 orang untuk dua kelas. (ahm/adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.