oleh

PSBB Akan Dilakukan Secara Ketat di Seluruh Kecamatan

SUMEDANGEKSPRES.COM – Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang menggelar video Confrence dengan Asosiasi dan Perkumpulan Usaha dengan topik pembahasan mengenai pelaksanaan PSBB dalam rangka percepatan penanganan Covid-19 di Kabupaten Sumedang bertempat di Gedung Negara, Senin, (20/4).

Video conference ini diikuti Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir, Wakil Bupati Sumedang Erwan Setiawan, Sekretaris Daerah Kabupaten Sumedang Herman Suryatman bersama dengan Asosiasi dan Perkumpulan Usaha di Kabupaten Sumedang.

Dalam video conference tersebut, Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir mengatakan, bahwa pemberlakuan PSBB ini untuk menyikapi situasi darurat penyebaran Covid-19 yang kian meluas dan hampir merata di berbagai wilayah di Indonesia. 

Adapun latar belakang pemberlakuan PSBB di Kabupaten Sumedang, kata bupati, selain adanya perkembangan jumlah kasus penyebaran virus corona di Kabupaten Sumedang hal ini juga dikarenakan Sumedang berbatasan langsung dengan Bandung sebagai daerah epicentrum penyebaran Covid-19.

Oleh sebab itu, untuk pemberlakuan PSBB Kabupaten Sumedang sendiri, menurut Bupati, sudah disetujui oleh menteri kesehatan. Dalam penerapannya, PSBB akan dilakukan secara ketat, disiplin dan tegas selama 14 hari dan akan berlaku untuk seluruh kecamatan di Kabupaten Sumedang.

“Kami ingin semuanya berjalan efektif dan tidak bocor. PSBB berlaku untuk tiap kecamatan secara ketat, disiplin dan tegas supaya covid ini cepat selesai sehingga PSBB-nya hanya 14 hari. Kita tidak ingin longgar agar tidak lambat dan tidak mengakibatkan korban jiwa,” ungkapnya.

Pada tahap selanjutnya, lanjut Bupati, Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang juga akan fokus pada pemulihan kondisi sosial ekonomi pasca Covid-19. Kebijakan tersebut, disusun dalam Musrenbang dengan tetap prioritas belanja bidang kesehatan dan penyediaan jaring pengaman sosial serta penanganan dampak ekonomi bagi masyarakat.

“Bagi pemda sekarang adalah menyelamatkan jiwa manusia. Insya Allah nanti setelah covid selesai, ekonomi kita hidupkan lagi bersama-sama. Dalam menghidupkan ekonomi kita sudah menyusun Musrenbang dengan perspektif kita kedepan memulihkan ekonomi kabupaten Sumedang” jelasnya.

Dikatakan Bupati, ada beberapa indikator yang menentukan keberhasilan pelaksanaan PSBB di Kabupaten Sumedang. Menurutnya adalah pelaksanaan PSBB efektif dijalankan dilapangan oleh masyarakat sesuai dengan peraturan bupati. Selain itu jumlah sebaran berkurang dan jumlah kasusnya menurun.

“Supaya berhasil, masyarakat harus mentaati aturan yang ada maka sosialisasi harus dilakukan secara intensif dan masif dilakukan oleh pemerintah, gugus tugas dibantu oleh seluruh komponen masyarakat. Mohon dibantu sosialisasinya dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat PSBB agar muncul aware” pungkasnya. (bay/rls)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed