oleh

PSBB Tahap III, Check Point A Dimerger ke C

SUMEDANGEKSPRES.COM – Pemkab Sumedang, nyatanya serius melaksanakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Tak ingin kecolongan dengan banyaknya ODR, Pemkab Sumedang menerapkan PSBB tahap III.

Camat Jatinangor Syarif Effendi Badar melalui Kasi Trantib Kecamatan Jatinangor Drs Yuli Handaka mengatakan, pelaksanaan PSBB tahap ke III pada check point A akan disatukan dengan chek point C perbatasan Bandung-Sumedang.

“Teknisnya sama, pemudik akan diperiksa, kendaraan tak taat aturan akan diputar balikan,” kata Yuli, kemarin (19/5).

Yuli menambahkan, Pemkab Sumedang akan serius menindak pengendara yang melanggar. Misalnya tak mengenakan masker, bepergian secara berkerumun dan tidak jelas tujuan ke Sumedangnya. Maka, akan diputar balikan (putar arah) disuruh pulang kembali. Jika ketahuan mudik, maka akan diisolasi selama 14 hari.

“Angkutan umum/barang yang diperiksa ada lima. Tidak menggunakan masker: 0, Suhu tubuh: 0, lebih jumlah penumpang: 0, Tidak jaga jarak: 0, Lebih jam operasi: 0, Duduk samping sopir: 2 Jumlah ada 4,” katanya.

Kemudian, ranmor yang diputarbalikkan (tidak diperbolehkan masuk ke Sumedang): R6 atau lebih ada 3, R4 ada 15, dan R2 ada 55. Jumlah yang diputar balikan ada 73 kendaraan. (imn)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed