Puluhan Orang Keracunan

**Habis Santap Hidangan Rajaban

UJUNGJAYA – Sedikitnya 36 warga Desa/ Kecamatan Ujungjaya terindikasi keracunan setelah menghadiri kegiatan Isra Mi’raj di sebuah Pondok Pesantren di Desa Ujungjaya, Rabu (26/4). Ke 36 orang itu mengalami gejala antara lain muntaber, diare, mual dan pusing.

Diduga, penyebab dari keracunan tersebut berasal dari makanan yang disediakan saat memperingati Isra Mi’raj. Karena, sebagian warga mengalami gejala itu setelah memakan beberapa sajian itu.

Seperti diungkapkan Kasi Trantib Kecamatan Ujungjaya, Asep Nursyarif Hidayat. “Sebelumnya, kami tidak menyangka hal itu merupakan keracunan. Kesimpulan tersebut diambil oleh Puskesmas Ujungjaya setelah melakukan pemeriksaan meski hanya baru sekedar indikasi,” ujar Asep kepada Sumeks di kantornya, Kamis (27/4) kemarin.

Awalnya, kata Asep, warga yang mengalami indikasi keracunan pada Rabu (26/4) malam berjumlah sekitar 26 orang. Tetapi, kata dia, sebagian telah pulang karena kondisinya sudah membaik.
Siang hari, sebutnya, tinggal berjumlah 18 orang yang masih mendapatkan perawatan di Puskesmas Kecamatan Ujungjaya. 

“Namun, ketika menjelang sore hari, jumlah bertambah kembali menjadi 36 orang yang mendapatkan perawatan. Untuk tiga orang terpaksa dibawa ke RSU Cideres untuk mendapatkan perawatan lebih intensif. Disamping Puskemas sudah tidak bisa menampung jumlah tersebut,” jelasnya.

Asep menjelaskan sisa-sisa makanan tersebut kini telah dibawa ke Dinas Kesehatan untuk diperiksa dan dilakukan pengujian. Sebutnya, pengujian itu masih terus berlangsung oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang. “Saat ini kami masih menunggu hasil pengujian itu,” tandasnya.

Sementara itu, seorang anggota Polsek Ujungjaya ketika dimintai keterangan mengatakan kejadian indikasi keracunan dimulai dari Rabu (26/4) malam hingga Kamis (27/4) sore. Sebutnya, warga datang ke Puskesmas Ujungjaya secara bertahap.

“Mereka datang tidak secara langsung, tetapi berceceran dan bertahap. Warga datang setelah merasakan mual dan pusing,” jelasnya.

Dikatakan, sampai saat ini masih banyak warga yang mendapatkan perawatan di Puskesmas Ujungjaya.

“Bahkan, ada warga yang dirujuk untuk mendapatkan perawatan ke RSU Cideres,” tandasnya.

Dijelaskan, diduga penyebab dari indikasi keracunan adalah makanan yang disediakan saat¬†peringatan Isra Mi’raj itu. Terangnya, makanan sisa yang dibawa untuk dilakukan uji lab diantaranya sisa nasi, daging sapi dan sosi bakar.

“Sampai saat ini kami masih menunggu hasil uji lab itu untuk memastikan penyebab warga mengalami diare, mual, muntaber dan pusing,” tegasnya.

Ia mengatakan jajaran Polsek Ujungjaya mengambil beberapa tindakan. Diantaranya, melakukan pengecekan, mengamankan sisa makanan dan bekordinasi pihak puskesmas.

“Kami juga mengirim sisa makanan tersebut ke Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang untuk dilakukan pengujian,” tegasnya. (atp/her)

0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.