Punya Jatigede, Jatah Air Minim

Punya Jatigede, Jatah Air Minim

RAPAT: Dony Ahmad Munir memimpin rapat SPAM Regional Jatigede di Ruang Rapat Cakrabuana Setda, Kamis (10/1).(ASEP NURDIN/ RILIS)

PEWARTA: ASEP NURDIN/SUMEKS / RELEAS

** Bupati Minta SPAM 1.000 Liter/Detik

KOTA – Bupati Sumedang H Dony Ahmad Munir bersama seluruh stakeholder, melaksanakan rapat tindak lanjut Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Jatigede di Ruang Rapat Cakrabuana Setda, Kamis (10/1).

SPAM Regional Jatigede, kata Dony, merupakan proyek penyediaan air minum yang direncanakan Pemprov Jabar, yang berlokasi di Sumedang. “Ouput yang dihasilkan sebesar 1.500 Liter/detik,” kata Dony dalam rilisnya kepada Sumeks.

Dony menilai, keputusan dari tahap satu masih belum sesuai dengan yang diharapkan  pemerintah Sumedang. “Salah satunya dalam pembagian debit air yang dinilai sangat kecil bagi Kabupaten Sumedang yang merupakan tempat beradanya Waduk Jatigede,” ujarnya.

Untuk jatah air baku, lanjut Dony,  Kabupaten Sumedang meminta ada penambahan dari kuota yang sudah diberikan. “Sebelumnya, untuk pengembanngan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Jatigede, alokasi air curah SPAM Jatigede telah disepakati tahap 1 untuk Sumedang 150 liter/detik,” ungkapnya.

Namun, Dony meminta,  Dirjen SDA memperhatikan penambahan alokasi air baku pada tahap berikutnya. Pasalnya sesuai perda RTRW, daerah Ujungjaya menjadi kawasan industri, untuk itu pihaknya mengusulkan jatah air baku untuk Sumedang sebesar 1.000 liter/detik.

“Sumedang hanya mendapatkan 350 liter/detik. Sedangkan Majalengka 950 liter/detik, Indramayu 750 liter/detik, Kabupaten Cirebon 950 liter/detik dan Kota Cirebon 500 liter/detik. Padahal potensi Sumedang kedepan memiliki wilayah aerocity” ujarnya.

Hasil rapat tersebut, Dony akan kembali memperjuangkan jumlah debit air mencapai 1.000 liter/detik. “Karena ini masih tahap satu, untuk tahap duanya masih ada kesempatan. Kami harus mengusulkan kembali, karena harus ditindaklanjuti dengan pertimbangan teknis. Dan pusat juga memang menerima seperti itu” terangnya.

Dony bersama seluruh stakeholder berharap, dengan adanya Waduk Jatigede di wilayah Kabupaten Sumedang, justru dapat menerima manfaat yang lebih dibandingkan dengan daerah lain.

Aerocity kan ada di Sumedang, jadi kita bisa menyalurkan air baku itu ke kawasan industri dan aerocity. Karena air baku ini akan dibagikan pada tahun 2023 mendatang,” tuturnya. (nur/rls)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.