Putusnya Mata Air Akan Diidentifikasi

Peliput/Editor: ATEP BIMO AS/IIS SULASTRI/SUMEKS

Putusnya Mata Air Akan Diidentifikasi

PROYEK TOL: Sejumlah alat berat beraktivitas di proyek Tol Cisumdawu kawasan Sirnamulya, Sumedang Utara. Adanya proyek nasional ini, berdampak memutuskan sumber mata air untuk warga sekitar. (DOK/SUMEKS)

KOTA – Terputusnya sumber mata air bagi warga RT 02 RW 07 Dusun Lemah Neundeut Desa Sirnamulya Kecamatan Sumedang Utara akibat proyek Tol Cisumdawu, ditanggapi Komisi D DPRD Sumedang.

Sekretaris Komisi D DPRD Sumedang H Mulya Suryadi menegaskan, pihak pelaksana tol harus bertanggung jawab akan apa yang terjadi pada warga Dusun Lemah Neundeut. Meski merupakan proyek nasional, namun harus menjadi pertimbangan juga masyarakat yang terkena dampak.

“Bukan berarti menghambat pembangunan Tol Cisumdawu. Namun, keluhan mayarakat juga harus menjadi pertimbangan,” ujar Uthe –panggilan akran H Surya Mulyadi–, Senin (26/11).

Dikatakan Uthe, kejadian ini bukan hanya sekali, tapi telah terjadi beberapa kali di beberapa titik pembangunan Tol Cisumdawu. “Makanya, kejadian ini harus dicari jalan keluar agar tidak merugikan masyarakat,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua Komisi D Dadang Rohmawan menuturkan, pihaknya akan melakukan identitifikasi terkait keluhan warga yang terkena dampak proyek Tol Cisumdawu. Baik yang sedang atau akan terkena dampak pembangunan Tol Cisumdawu.

“Identifikasi akan dilakukan secara menyeluruh terhadap proyek Tol Cisumdawu. Pada fase 1, 2 ataupun fase 3,” ujar Dadang.

Kemudian, pihaknya akan memanggil seluruh SKPD terkait untuk musyawarahkan keluhan warga. Serta, mencari jalan keluarnya untuk setiap permasalahan tersebut.

“Kita juga akan melakukan warning kepada pelaksana pembangunan proyek Tol Cisumdawu untuk menyelesaikan masalah keluhan warga tersebut,” ujarnya.

Dikatakan Dadang, pelaksana proyek pembangunan Tol Cisumdawu, juga wajib melaksanakan rekomendasi teknis yang telah ada. Sedangkan pemerintah harus pro aktif terkait dengan dampak yang akan atau telah terjadi di masyarakat.

“Agar, masyarakat yang terkena dampak tidak terlalu terganggu dan dirugikan,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, warga RT 02 RW 07 Dusun Lemah Neundeut Desa Sirnamulya Kecamatan Sumedang Utara, kesulitan pasokan air bersih. Sebab, sumber mata air yang selama ini digunakan, terputus proyek jalan Tol Cisumdawu.

Selama ini, warga Lemah Neundeut hanya memiliki satu sumber mata air. Jaraknya pun cukup jauh, sekitar 600 meter. Itupun, saat ini terputus proyek jalan Tol Cisumdawu.

Sebenarnya, solusi sudah ditawarkan pihak pelaksana proyek. Yakni, pembuatan sumur bor. Tapi, sampai saat ini belum terealisasi.

“Salah satu pelaksana proyek pembangunan jalan tol, PT Wika, sempat menawarkan pembuatan sumur bor di daerah ini. Warga pun merespons dan telah menyiapkan lokasinya. Namun, sampai saat ini janji tersebut belum dilaksanakan. Entah masalah dana entah ada masalah lain,” ujar Atang selaku Ketua RT 02.

Diakui Atang, selama dua bulan terakhir, pelaksana proyek pembangunan jalan tol memang memberikan pasokan air bagi 11 rumah di RT 02 ini. Tapi, air tersebut tidak layak dikonsumsi. Hanya untuk mencuci atau mandi saja.

Saat ini, yang bisa diberikan pelaksana proyek, adalah kiriman air sebanyak dua tangki per hari. “Sekarang hanya bisa bergantung pada kiriman dari pihak proyek. Itu pun terbatas 1.000 liter/kk,” timpal Eman, salah satu warga RT 02.

Kiriman air tersebut, rupanya belum menjadi solusi efektif. Banyak keluhan yang diterima Ketua RT 02. Di antaranya masalah kualitas air dan waktu pengiriman yang kadang terlambat.

“Memang, air kirimannya cukup membantu kebutuhan mencuci dan mandi. Tetapi, belum layak dikonsumsi. Airnya cukup keruh. Orang tua saya pun sampai membeli penjernih air. Padahal di awal pengiriman, kualitas air lebih baik daripada yang sekarang,” ujar Popon salah satu warga lainnya.

Sedangkan untuk kebutuhan konsumsi, selama ini warga di 11 rumah ini, terpaksa mengakut air dari dua rumah yang lokasinya berada di dataran lebih rendah, dan masih teraliri sumber mata air. (atp/cr1)

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.