Rampak Gendang SMKN 1

Peliput/Editor: bebas

Rampak Gendang SMKN 1

DIUNDANG: Rampak Gendang SMKN 1 Sumedang saat diundang ke Kementrian RB, belum lama ini.(SHALLY SOLIHATI/SUMEKS)

KOTA – Tak hanya dalam bidang ilmu kejuruan, SMKN 1 Sumedang yang beralamat di Jalan Mayor Abdurahman No 209 Sumedang ini memiliki satu kelompok Rempak Gendang yang sudah sangat dikenal. Rampak Gendang itu masuk dalam salah satu ekstrakulikuler unggulan sekolah tersebut.

Bahkan, sekolah milik pemerintah tersebut memiliki kelas baru dengan kejuruan seni karawitan. Meski baru berdiri tiga tahun, namun eksistensinya patut dibanggakan.

Kepala SMKN 1 Sumedang, Dra. Hj. Lolly R Roliawati ,M.M.Pd menjelaskan bahwa rampak gendang adalah ekstrakuliker yang sudah dikenal masyarakat. “Kami melatih siswa dengan staf pengajar khusus seni karawitan,” tegasnya .

Lolly menjelaskan bahwa kegiatan ini juga yang menginspirasi untuk membuka kejuruan baru yaitu Seni Karawitan. “Awalnya pemerintah Kabupaten Sumedang menganjurkan untuk membuka kejuruan baru yaitu Seni Karawitan kepada seluruh sekolah , dan waktu itu saya memberikan untuk membuka kejuruan tersebut karena memang kami sudah sedikit memahami dari rempak gendang,” jelasnya.

Lolly menjelaskan untuk kegiatan ini memang peralatan itu didapat dari dana sekolah. “Belum ada bantuan dari pemerintah untuk Seni Karawitan ini, sampai sekarang kami masih menunggu itu,” katanya.

Adi Kurniawan SPd selaku Kepala Kejuruan Seni Karawitan menjelaskan bahwa rampak gendang ini sudah berlangsung kurang lebih 3 tahun. “Kami memang sudah menuai beberapa prestasi diantara lomba yang diadakan pas Hari Jadi Sumedang. Waktu itu kami mendapat juara,” tuturnya.

Adi menjelaskan bahwa kesenian ini sudah sering digunakan oleh pemerintah setempat dan Griya Plaza Sumedang.

“Kami sering mendapat panggilan pentas, bahkan pernah dari Kemenpan RB. Kemudian pembukaan kegiatan sepak bola instansi yang si laksanakan di Stadion Ahmad Yani Sumedang ”
Adi berharap kegiatan kejuruan bisa terus dikembangkan. “Saya bangga dengan presasti yang sudah diraih, karena memang tidak ada kesulitan saat kami membina siswa,” tutupnya. (bbs)

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.