Ratusan Anak Dikhitan, Dhuafa Dapat Santunan

Ratusan Anak Dikhitan, Dhuafa Dapat Santunan

FOTO BERSAMA: Ketua Yayasan Al Masoem Bandung Dr Ir H Ceppy Nasahi Masoem (kanan) foto bersama keluarga besar Al Masoem dan Wagub Jabar Dedi Mizwar (tengah) usai acara haul H Masoem ke-16, kemarin. (IMAN NURMAN/SUMEKS)

PEWARTA: Iman Nurman

JATINANGOR – Milad PT Masoem Group ke-44 menjadi berkah tersendiri bagi kalangan dhuafa. Berbarengan dengan haul H Masoem ke-16, Hj Siti Aisyah ke-9dan Haul H Nanang Iskandar ke-3, sebanyak 750 kaum dhuafa mendapatkan santunan. Selain itu, sebanyak 170 anak dikhitan gratis. Ketua Yayasan Al Masoem Bandung Dr Ir H Ceppy Nasahi Masoem mengatakan, peran PT Masoem dalam dunia bisnis, cukup dirasakan warga Jawa Barat. Bahkan, di dunia pendidikan juga memberikan kiprah positif bagi kemajuan kualitas pendidikan di Jawa Barat dan nasional.

Sehingga wajar, kata dia, PT Masoem group memberikan kontribusi bagi warga sekitar dan juga karyawan yang tersebar hampir di seluruh Jawa Barat. “Kegiatan milad diisi berbagai kegiatan sosial, di antaranya khitanan masal, pengobatan gratis, serta mengundang sekitar 13 yayasan sosial yang tersebar di Kabupaten Sumedang, Kabupaten Bandung dan warga sekitar,” katanya.

Acara milad bertajuk “Sehari Bersama Duafa” ini, kata dia, merupakan agenda tahunan, sebagai bentuk syukur kepada Allah SWT, serta mengingatkan semua jajaran Masoem Group untuk banyak bersyukur dan memberi makna indahnya berbagi kepada sesama. Selain menggelar kegiatan sosial bagi masyarakat sekitar dan kaum dhuafa yang tersebar di wilayah Bandung Timur, Sumedang dan sekitarnya, Masoem Group juga memberi hadiah pemberangkatan haji untuk empat karyawan.

“Untuk tahun ini, alhamdulillah Masoem Group dapat memberangkatkan haji bagi empat karyawan terpilih, serta memberi penghargaan khusus kepada karyawan yang berprestasi”, ujar Humas Masoem Ayi Mi’rajul, di Kompleks Al Masoem. Selain itu, kata dia, Senin (17/7) acara dilanjutkan dengan silaturahmi Idul Fitri dan tabligh akbar oleh KH Muhammad Cholid Nafis Lc MA Ph.D (Ketua Komisi Dawah dan Pengembangan Masyarakat MUI Pusat) dan juga dihadiri Wakil Gubernur Jabar Deddy Mizwar.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar mengatakan, almarhum Nanang Iskandar Masoem merupakan tokoh Jabar dan tokoh nasional. Sebab, dedikasinya dalam bidang ekonomi syariah dan pengembangan ekonomi kreatif, sangat membantu masyarakat sekitar.

Sosok Nanang, lanjut Demiz, sapaan Deddy Mizwar, merupakan orang yang ulet, jujur dan kerja keras. Sehingga, wajar kepergiannya sangat dirasakan oleh masyarakat. “Al Masoem ini tak hanya memberikan kontribusi ke karyawannya, tapi kepada warga Jabar dan sekitar. Bahkan, di dunia pendidikan juga memberikan contoh yang positif dengan membentuk generasi cageur, bageur, pinter,” katanya.

Demiz juga mengajak kepada seluruh warga dan siswa Al Masoem, agar bisa menjadi pengusaha, dan jangan hanya ingin menjadi karyawan. “Contohlah H Masoem yang bisa memberikan lapangan kerja bagi seluruh warga,” tukasnya. (imn/adv)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.