Ratusan Bata Areal Pesawahan Cipeudeus Longsor

Ratusan Bata Areal Pesawahan Cipeudeus Longsor

LONGSOR: Kondisi longsoran sawah ini membuat rugi para pemilik lahan.

PEWARTA: HERI PURNAMA/SUMEKS

BERPOTENSI SUSULAN

WADO – Sekitar 300 bata lahan pesawahan di Blok Cipeudeus Desa Mulya Jaya Kecamatan Wado, mengalami longsor pada Minggu (19/11) lalu. Akibatnya, puluhan kuintal penghasilan gabah petani tak dapat dipanen.

Tarwayan warga setempat menuturkan, longsor yang terjadi sekitar pukul 17.00 itu, sempat terdengar sampai pemukiman terdekat. Sebab kondisi longsoran tersebut cukup besar.

“Saya rasa kondisi longsor tersebut bisa kembali terjadi saat kondisi hujan kembali turun,” ucapnya, kemarin (20/11).

Dikatakannya, longsor yang luas dan tingginya sekitar puluhan meter tersebut, dapat menghilangkan pula hamparan sawah milik petani lainnya yakni Darya, Didi dan Aju. Dan melihat kondisi longsoran yang menggerus banyak pematang sawah itu, kemungkinan tidak bisa mengembalikan bentuk sawah seperti semula.

“Kalau dilihat oleh kasat mata, sawah yang sudah longsor itu tidak mungkin bisa kembali lagi seperti semula,” tuturnya.

Untuk mengantisipasi terjadinya longsor susulan di blok tersebut, petani meminta pihak terkait membuat kirmir di sepanjang saluran irigasi. Menurutnya kondisi resapan air dari saluran irigasi, bisa berdampak kepada longsor.

“Yang longsor itu memang bukan disebabkan oleh resapan air dari saluran irigasi, tapi karena intensitas curah hujan yang tinggi. Tapi untuk mengantisipasi kami berharap ada upaya juga untuk memperbaiki saluran yang ada di blok sawah ini,” jelasnya.

Sementara itu, Kasitrantib Kecamatan Wado Hidayat menegaskan, hasil tinjauannya kondisi longsor bukan hanya merugikan para pemilik sawah, tapi bisa mengancam keselamatan warga. Oleh sebab itu, pihaknya menghimbau kepada masyarakat untuk mewaspadai kondisi blok sawah tersebut. Sebab dikhawatirkan akan terjadi longsor susulan.

“Masyarakat harus tetap hati-hati dengan kondisi wilayah tersebut, sebab bisa berpotensi kembali longsor,” imbuhnya. (eri)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.