Ratusan Calon Basarnas Ikuti Tes

CIMANGGUNG – Ratusan calon pagawai Badan Sar Nasional (Basarnas) kantor SAR Bandung Jalan Raya Bandung-Garut, Desa Sindangpakuon, Kecamatan Cimanggung mengikuti tes.

“Sebenarnya yang mengikuti seleksi calon pegawai di lingkungan Basarnas itu awalnya ada sekitar 342 orang, namun ada beberapa tahapan penyeleksian,” kata Kepala Kantor SAR Bandung, S.Riyadi.S.Sos.M.M di damping Humas dan Protokol Joshua di lokasi tempat berlangsungnya tes kepada Sumeks, kemarin.

Katanya, selain mengikuti tes kesehatan para calon itu juga mengikuti tes pobia (takut ketinggian) serta renang. Dari ratusan orang yang telah mengikuti tahapan penyeleksian saat ini nantinya akan di terima sesuai kebutuhan di Basarnas Kantor Sar Bandung.

“Setelah semua mengikuti tes akan di lakukan penyeleksian dan akhirnya yang diterima sebagai pegawai SAR akan ditempatkan di kantor ini sebanyak 20 orang diantaranya 10 orang untuk ditempatkan di rescue dan 10 untuk anak buah kapal (ABK),” terangnya.

Menurutnya Basarnas kantor SAR Bandung membawahi kantor-kantor yang ada di wilayah Jawa Barat salah satunya yang ada di wilayah Kabupaten Cirebon. Untuk para calon pegawai itu dalam perekrutan tersebut syaratnya lulusan SMA sederajat.

“Mereka yang saat ini sedang mengikuti tes kemampuan dasar (TKD) setelah selesai mengikuti semua tahapan hasilnya diumumkan dalam waktu dekat ini. Nantinya setelah diterima ada orientasi dan ikut pra jabatan,” ungkapnya.

Dikatakan lebih jauh para calon petugas Basarnas itu orangnya harus sehat dan siap melaksanakan tugas. Basarnas mempunyai tugas pokok melaksanakan pembinaan, pengkoordinasian, dan pengendalian potensi SAR.

Perlu di ketahui, kata Riyadi kegiatan SAR itu menangani orang dan material yang hilang atau dikhawatirkan hilang atau menghadapi bahaya dalam pelayaran, penerbangan, serta memberikan bantuan dalam bencana dan musibah lainnya.

Tugas yang dilaksanakan tentunya harus sesuai dengan peraturan SAR nasional dan internasional. Secara jelas tugas dan fungsi SAR adalah penanganan musibah atau bencana serta musibah lainnya dalam upaya pencarian dan pertolongan saat terjadinya musibah.

“Penanganan terhadap musibah yang dimaksud meliputi 2 hal pokok yaitu pencarian (search) dan pertolongan (rescue),” tuturnya. (kos)

Ikuti Kami di Sosial Media:
0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.