Sumedang Ekspres

Bacaan Utama Warga Sumedang

Sumeks_images

Irwansyah Putra saat menyampaikan sepatah kata di depan massanya, kemarin. Asep Nurdin/ Sumeks

Ratusan Kader PDI Perjuangan di Sumedang, Datangi Mapolres

Buntut dari Pembakaran Bendera dan Tudingan Partai Komunis di Jakarta

SUMEDANGEKSPRES.COM – Adanya pembakaran bendera Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan pada aksi unjuk rasa penolakan RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP) di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta pada Rabu (25/6) lalu, menuai reaksi di sejumlah daerah.

Dalam aksi di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta itu, sekelompok pengunjuk rasa, sempat melontarkan, jika PDI Perjuangan merupakan partai komunis, yakni PKI. Hal ini, jelas menarik perhatian kader PDIP di daerah, termasuk di Kabupaten Sumedang.

Ratusan kader PDI Perjuangan, pun turun ke jalan mendatangi Kantor Polres Sumedang, Sabtu (27/6). Kedatangan mereka, dalam rangka menyampaikan tuntutannya kepada Kapolres, untuk ditembuskan ke Kapolri, terkait adanya tuduhan tersebut.

“Saya ingin menyampaikan kepada masyarakat Sumedang, bahwa yang dituduhkan sekelompok orang kepada kami itu tidak benar,” kata Ketua DPC PDI Perjuangan, Irwansyah Putra kepada Sumeks.

Dikatakan, ada perbedaan yang sangat jauh antara PDI Perjuangan dengan partai yang memang nyata-nyata dilarang di negeri ini.

“Kalau kami ini Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, saya Islam dan Islam saya bukan Islam KTP, dan keluarga saya keluarga beragama,” terangnya.

Jika ada tudingan yang memang menyudutkan partainya, secara manusiawi pihaknya mengaku tersinggung.

“Sejauh ini partai kami tidak seperti apa yang menjadi tudingan mereka,” ungkapnya. (nur)