oleh

Realiasi PAD Baru 52 Persen

KOTA – Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) di triwulan kedua tahun 2016 sampai dengan Tanggal 30 juni telah mencapai Rp. 172.969.961.371,46 atau baru mencapai 52.82 persen dari target sebesar Rp. 327.453.296.421,19.
“Adapun realisasi pajak daerah sampai dengan tanggal 30 juni 2016 telah mencapai rp. 55.212.599.041,00 (lima puluh lima milyar dua ratus dua belas juta lima ratus sembilan puluh sembilan ribu empat puluh satu rupiah) atau baru mencapai 45,50 persen,” ujar Kepala Dinas Pendapatan Sanusi Mawi melalui Sekretaris Dinas, Tuti Ruswati, saat dikonfirmasi, (19/7).
Lebih lanjut, ia menjelaskan untuk realisasi pendapatan asli daerah yang bersumber dari retribusi penggantian biaya cetak kartu tanda penduduk dan akta catatan sipil, retribusi ijin mendirikan bangunan (IMB) dan retribusi ijin gangguan yang dikelola kecamatan baru mencapai Rp 183.203.835,00 (seratus delapan puluh tiga juta dua ratus tiga ribu delapan ratus tiga puluh lima rupiah) atau baru mencapai 50,78 persen dari target Rp 360.812.419,19 (tiga ratus enam puluh juta delapan ratus dua belas ribu empat ratus sembilan belas rupiah sembilan belas sen).
“Kalau untuk PBB realisasinya secara keseluruhan dari target apbd tahun 2016 adalah sebesar Rp 23.058.000.000,00 (dua puluh tiga milyar lima puluh delapan juta rupiah) yang sampai dengan Tanggal 30 Juni 2016 sudah mencapai Rp 9.524.431.095,00 (sembilan milyar lima ratus dua puluh empat juta empat ratus tiga puluh satu ribu sembilan puluh lima rupiah) atau baru mencapai 41,31 persen atau lebih 1,31 persen dari target skala prioritas,” Jelasnya.
Selain itu, untuk PBB P2 (perdesaan dan perkotaan) buku 1, 2 dan 3 yang khusus dikelola oleh desa pada tahun 2016 mempunyai target sebesar Rp. 15.323.003.016 (lima belas milyar tiga ratus dua puluh tiga juta tiga ribu enam belas rupiah) telah terealisasi sampai dengan Tanggal 30 juni 2016 sebesar Rp 7.291.098.577,00 (tujuh milyar dua ratus sembilan puluh satu juta sembilan puluh delapan ribu lima ratus tujuh puluh tujuh rupiah) atau baru mencapai 47,57 persen. (her)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed