Reza Soroti Proyek Strategis Nasional

Peliput/Editor: ASEP NURDIN

Reza Soroti Proyek Strategis Nasional

ISI KEGIATAN: Caleg DPR RI dari Partai Nasdem nomor urut 4, Reza Zaki tengah mengisi sebuah kegiatan. (Foto: ASEP NURDIN/SUMEKS)

KOTA – Caleg DPR RI dari Partai Nasdem nomor urut 4, Reza Zaki, untuk pertama kali muncul di depan publik sebagai seorang politisi.

Caleg DPR RI termuda asal Sumedang ini biasanya lebih dikenal sebagai aktivis sosial, sebagai Ketua Yayasan Rumah Imperium yang berlokasi di Desa Ganeas.

Bahkan, Zaki yang menempuh pendidikan S1 Hukum Universitas Gadjah Mada, S2 Hubungan Internasional Universitas Gadjah Mada, dan S3 Hukum Universitas Padjadjaran itu, masih berusia 28 tahun dan memiliki segudang prestasi baik nasional maupun internasional.

Menurut Reza, beberapa gagasan mengenai kehadiran Waduk Jatigede, masterplan Ujungjaya sebagai kawasan Industri serta kehadiran Bandara Internasional Kertajati di Majalengka, dinilai akan membawa dampak baik bagi pertumbuhan ekonomi di Sumedang.

“Bagi Sumedang sendiri tentu saja mendapatkan begitu banyak potensi ekonomi berbasis ekowisata,” katanya kepada Sumeks, di Kantor DPD Nasdem, Sabtu (3/11).

Pertama, dalam waktu dekat akan ada investasi masuk Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA). Secara otomatis akan menggeliatkan ekonomi, baik bagi pusat maupun Sumedang.

“Kedua, irigasi pertanian Sumedang akan tersuplai dengan baik. Karena 60 persen ekonomi Sumedang merupakan sektor pertanian,” ujarnya.

Ketiga, sarana budidaya ikan air tawar akan tumbuh pesat. Keempat, sarana olahraga air akan berkembang, karena didukung dengan ukuran Waduk Terbesar di Asia ini.

Kelima, Sumedang akan mengembangkan wisata air antara lain kereta air, aquaskipper, wisata renang, wisata kuliner, wisata outbond, wisata perikanan, wisata motor listrik, arung jeram, banana boat, serta akan tumbuhnya perhotelan, kuliner, jasa wisata, travel, parkiran, dan lain sebagainya.

“Sebagai sebuah potensi ekonomi yang akan menjadi PAD alternative selain Jatinangor,”  katanya.

Reza juga mengapresiasi inisiasi Pemkab Sumedang, yang baru-baru ini mengadakan Festival Jatigede. “Festival tersebut mampu menyedot 4000 peserta, bahkan dihadiri  Menteri Pariwisata dan Gubernur Jawa Barat,” tuturnya.

Reza menambahkan, Pemprov Jabar memiliki 3 skema dalam menciptakan destinasi pariwisata termasuk Waduk Jatigede.

“Pertama, bantuan akses menuju destinasi sebesar Rp15 miliar, kedua dana hibah kepada Kabupaten/Kota sebesar Rp50 miliar, dan ketiga investasi yang dihadirkan dari Kementrian Pariwisata RI,” katanya.

Zaki juga Nampak begitu taktis dalam menjawab sejumlah pertanyaan dari moderator dan para peserta yang hadir dari kalangan pengusaha (HIPMI dan Garuda), pelajar, mahasiswa, aktivis anti korupsi, dan masyarakat umum.

Bahkan, Zaki  menjelaskan tujuan besarnya untuk maju pada Pileg 2019. “Niat besar saya maju pada Pileg ini hanya untuk ber fastabiqul khoirat dalam pentas politik,” kata Dosen Hukum yang setiap pekan mengajar tentang perkembangan hukum itu.

Reza mengaku, jika saat ini dirinya hanya mampu mengkritik perkembangan hukum di bangsa ini, tanpa ikut terlibat dalam penyusunan produk hukum untuk menentukan arah kebijakan publik.

“Saya pun berorientasi untuk ikut terlibat di dalam Komisi VI DPR RI yang membidangi sektor perdagangan, perindsutrian, UMKM, Koperasi,” katanya.

Hal itu dikarenakan lekat dengan background keilmuan yang dia kuasai. (nur)

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.