oleh

Ribuan Masyarakat Laksanakan Shalat Gerhna Matahari

SUMEDANG – Sedikitnya 2000 warga Sumedang melaksanakan shalat gerhana matahari di Masjid Agung Sumedang, Kamis (26/12).

Mereka berasal dari berbagai kalangan, mulai dari warga biasa, ASN hingga para pejabat Pemerintahan Kabupaten Sumedang, yang ngantor di kawasan Gedung Negara.  

“Alhamdulillah, antusias masyarakat sangat luar biasa, mengikuti shalat gerhana matahari,” kata Sekretaris DKM Masjid Agung Sumedang, HM Endang Hasanuddin saat ditemui Sumeks usai shalat gerhana.

 Kata dia, tidak seperti biasanya shalat gerhana matahari di masjid agung, diikuti hingga ribuan jemaah.   “Saya melihat, baru kali ini, jemaah membeludak sampai ke teras masjid,” katanya.

Yang jelas, menurut Endang, semua itu merupakan dampak dari Program Sumedang Simpati, yang salah satunya menitik beratkan pada bidang keagamaan.

“Program Pak Bupati dengan Sumedang Agamisnya, dapat mendorong masyarakat, untuk bisa mengaplikasikan nilai – nilai agama dalam kehidupan sehari – hari,” ujarnya.

Sebagai  salah seorang pengurus DKM, Endang mengaku takjub dan berterimakasih, atas kebijakan yang diterapkan Pemda Sumedang, yang membawa  perubahan besar, terutama dari sisi kehidupan beragama.

“Program Pak Bupati dan Pak Wakil Bupati dengan Sumedang Agamis dari visi misi Sumedang Simpati ini, membawa kesadaran masyarakat, untuk melaksanakan nilai – nilai agama,” tuturnya.

Dia berharap, dengan momentum gerhana matahari menjelang akhir tahun, yang disambut dengan antusias masyarakat dengan shalat gerhana itu, menjadi pertanda baik, bagi kehidupan beragama di tahun yang akan datang.

“Dengan banyaknya jemaah di masjid, menunjukan bahwa makmurnya sebuah masjid. Jika masjid sudah makmur, menandakan masyarakatnya pun memiliki kualitas ibadah yang sangat luar biasa,” katanya.

Pada pelaksanaan shalat gerhana matahari yang berlangsung jam 12.30 itu, 

bertindak sebagai imam shalat, Ustadz RH Engan Saadul Mafruh, khotib oleh Ustadz Ujang Rahmat dan khaifiyat shala oleh KH U Saifudin.

Baca Juga  OTD Ancam Demo Akbar

Dalam tausiyahnya, khotib menyebutkan, gerhana matahari merupakan fenomena alam, yang menunjukan keagungan Allah SWT, sang pencipta dan sang penguasa langit dan bumi.

“Allah maha agung, Allah maha akbar dan Allah maha memiliki segalanya. Gerhana bukanlah suatu bencana, namun harus menjadi i’tibar bagi umat manusia, untuk senantiasa mengingat kebesaran sang khalik (pencipta,red),” katanya. (nur)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed