Sumedang Ekspres

Bacaan Utama Warga Sumedang

PERIKSA: Dua orang penjaga Pos Check Point C perbatasan di Desa Ciawitali Kecamatan Buahdua memeriksa kendaraan yang membawa warga hendak mengunjungi kawasan wisata di Kabupaten Sumedang, kemarin. IST

Rombongan Wisatawan Disuruh Putar Balik Petugas Check Point

SUMEDANGEKSPRES.COM – Para petugas Pos Check Point C Perbatasan di Desa Ciawitali Kecamatan Buahdua, terpaksa memutar balikkan warga yang hendak berkunjung ke beberapa objek wisata di Kabupaten Sumedang.

Anggota Relawan Covid 19 Desa Ciawitali, Fredi Supriadi menuturkan, semenjak Hari Raya Idul Fitri 1441, ratusan warga luar Kabupaten Sumedang datang untuk berkunjung ke beberapa objek wisata di wilayah sekitar Gunung Tampomas. Setiap harinya, mungkin ada sekitar 50 hingga 100 kendaraan terpaksa diputarbalikkan.

“Baik itu kendaraan roda dua ataupun bak terbuka, terpaksa kami putarbalikkan sejak Idul Fitri 1441 H. Jumlahnya mungkin mencapai ratusan setiap harinya, mereka rata-rata pengunjung beberapa objek wisata di Kabupaten Sumedang, terutama di sekitar kaki Gunung Tampomas,” ujar Fredi saat berbincang dengan Sumeks, Rabu (27/5).

Fredi mengatakan, sampai kemarin masih ada pengunjung yang hendak datang menuju objek wisata. Biasanya, para pengunjung wisata tersebut, akan datang sampai H+7 atau liburan selesai.

“Mereka rata-rata datang dari Kabupaten Indramayu dan Subang,” tegasnya.

Fredi menjelaskan, rata-rata para pengunjung, beralasan akan mengunjungi objek wisata karena tidak tahu di Kabupaten Sumedang sedang diberlakukan PSBB. Selain itu, kedatangan pengunjung ke beberapa objek wisata di Sumedang, menjadi tradisi tahunan.

“Sebab, selain mudah dijangkau objek wisata di Kabupaten Sumedang juga terhitung murah,” jelasnya.

Dikatakan, biasanya para pengunjung mendatangi beberapa objek wisata. Diantaranya Cipanas Cileungsing, Cipanas Sekarwangi dan Curug Ciputrawangi di Desa Narimbang Kecamatan Conggeang.

“Selain memutarbalikkan kendaraan dan pengunjung, petugas di Pos Check Point C perbatasan juga mengimbau dan memberitahu kepada mereka bahwa seluruh objek wisata di Sumedang tutup selama masa tanggap darurat covid-19 diberlakukan,” terangnya.

Pantauan Sumedang Ekspres, beberapa objek wisata seperti Cipanas Cileungsing dan Cipanas Sekarwangi, nampak sepi pengunjung. Padahal, biasanya tahun tahun sebelumnya sejak Idul Fitri sampai H+7 pengunjung di kedua objek wisata tersebut selalu berjubel. Bahkan, pengelola kedua objek wisata tersebut selalu menyediakan hiburan.

Tidak hanya itu, kendaraan yang melintas di jalan jalan wilayah Kecamatan Buahdua dan Kecamatan Conggeang pun sepi. Sangat jarang terlihat kendaraan, baik roda dua ataupun roda empat, bernomor plat E dan T melintas. (atp)